Begini Cara Karang Taruna di Magetan Angkat Ekonomi Warga

Senin, 07 Juni 2021 - 16:10 WIB
Samuri menambahkan para penjual ‘ethek’ ini biasanya mengambil sayuran dan bahan-bahan makanan pada pagi hari. Sore harinya, mereka menyetorkan hasil penjualan kepada Samuri.

Dari hasil menjual ‘ethek’ ini, para anggota Karta Ridho Pangeran yang tergabung dalam Heppiii Community Madiun bisa membawa pulang uang Rp100 ribu-Rp500 ribu per hari. Bahkan sebagian dari anggota karta juga telah berhasil mengembangkan usaha mereka.

Baca juga: Habiskan Anggaran Rp145 Miliar, RSUD Blitar Dinilai Masih Kalah Bersaing dengan Swasta

“Jadi sebagian dari mereka sudah mulai menjadi penyuplai sejumlah bahan seperti ayam potong, tempe, dan lain sebagainya. Ini tentu juga menjadi ladang usaha baru bagi istri-istri mereka,” tambah Samuri.

Selain menaungi para penjual ‘ethek’, sejak 2017 lalu, Samuri juga mengembangkan usahanya dengan membuka pabrik tahu. Dibantu 6 karyawan yang juga berasal dari Karta Ridho Pangeran, pabrik milik Samuri ini bisa memproduksi 400-500 kuintal tahu yang didistribusikan kepada para penjual ‘ethek’ dan pedagang di pasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!