Panglima TNI Nilai Penanganan COVID-19 di Kota Pekalongan Berhasil
Minggu, 06 Juni 2021 - 23:43 WIB
Lanjut Marsekal Hadi mengungkapkan, kedua mampu menyajikan data terkait tingkat kesembuhan, tingkat kematian, dan kondisi yang ada di wilayah masing-masing, baik itu ICU maupun isolasi bisa disajikan dengan baik, antara lapangan dan kantor atau hulu dengan hilir sama.
Marsekal Hadi mengingatkan agar masyarakat Kota Pekalongan tak lengah, PPKM Mikro sudah kita lakukan dengan baik apalagi kalau penerapan prokes bisa dilakukan dengan baik. Baca juga: Panglima TNI: Latsitarda Nusantara Momentum Taruna Bangun Sinergi TNI-Polri dengan Komponen Bangsa
"Saya yakin angka positif COVID-19 akan turun jika kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker meningkat. Ingat walaupun kita sudah divaksin namun kita harus tetap menggunakan masker karena penularan masih mungkin terjadi," tegas Marsekal Hadi.
Menurut Marsekal Hadi dengan kita menggunakan masker artinya kita menyayangi anak, isteri, suami, keluarga, dan tetangga. "Saya menggunakan masker ini untuk melindungi keluarga saya, mari saling melindungj agar tak terjangkit COVID-19," ajak Marsekal Hadi.
Marsekal Hadi menekankan agar masyarakat tak hanya menjadi objek, ketika operasi masker mereka takut ada petugas. Masyarakat haruslah menjadi subjek yang memiliki kesadaran tinggi. "Ada atau tidak ada petugas mari tetap terapkan protokol kesehatan," pungkas Marsekal Hadi.
Marsekal Hadi mengingatkan agar masyarakat Kota Pekalongan tak lengah, PPKM Mikro sudah kita lakukan dengan baik apalagi kalau penerapan prokes bisa dilakukan dengan baik. Baca juga: Panglima TNI: Latsitarda Nusantara Momentum Taruna Bangun Sinergi TNI-Polri dengan Komponen Bangsa
"Saya yakin angka positif COVID-19 akan turun jika kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker meningkat. Ingat walaupun kita sudah divaksin namun kita harus tetap menggunakan masker karena penularan masih mungkin terjadi," tegas Marsekal Hadi.
Menurut Marsekal Hadi dengan kita menggunakan masker artinya kita menyayangi anak, isteri, suami, keluarga, dan tetangga. "Saya menggunakan masker ini untuk melindungi keluarga saya, mari saling melindungj agar tak terjangkit COVID-19," ajak Marsekal Hadi.
Marsekal Hadi menekankan agar masyarakat tak hanya menjadi objek, ketika operasi masker mereka takut ada petugas. Masyarakat haruslah menjadi subjek yang memiliki kesadaran tinggi. "Ada atau tidak ada petugas mari tetap terapkan protokol kesehatan," pungkas Marsekal Hadi.
(don)
Lihat Juga :