Strategi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam Menangani Covid-19
Kamis, 03 Juni 2021 - 18:48 WIB
Berbagai cara penanganan Covid-19 telah dilakukan Pemkab Pangandaran, mulai dari melaksanakan tes PCR hingga tes rapid antigen yang dilakukan secara acak.
PANGANDARAN - Berbagai cara penanganan Covid-19 telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran pada tahun ini. Mulai dari melaksanakan Polymerase Chain Reaction (PCR) hingga tes rapid antigen yang dilakukan secara acak.
Bahkan Pemkab Pangandaran juga fokus melakukan tracing kontak erat dan pemeriksaan di ruang publik. Sepanjang 23-31 Mei 2021, Pemkab Pangandaran melakukan tes PCR kepada 93 orang dan tes rapid rapid antigen kepada 600 orang.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pascalebaran 2021, Kabupaten Pangandaran berstatus zona kuning. "Keberhasilan menekan angka Covid-19 di Pangandaran tidak terlepas dari peran seluruh elemen masyarakat," katanya.
Menurutnya, secara ideal tes PCR dan tes rapid antigen dilaksanakan 5 persen dari angka penduduk dalam setiap satu minggu. "Butuh kerja sama dan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dan menyiapkan dirinya menjadi sasaran tes PCR atau tes rapid antigen," ujarnya.
Bahkan Pemkab Pangandaran juga fokus melakukan tracing kontak erat dan pemeriksaan di ruang publik. Sepanjang 23-31 Mei 2021, Pemkab Pangandaran melakukan tes PCR kepada 93 orang dan tes rapid rapid antigen kepada 600 orang.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pascalebaran 2021, Kabupaten Pangandaran berstatus zona kuning. "Keberhasilan menekan angka Covid-19 di Pangandaran tidak terlepas dari peran seluruh elemen masyarakat," katanya.
Menurutnya, secara ideal tes PCR dan tes rapid antigen dilaksanakan 5 persen dari angka penduduk dalam setiap satu minggu. "Butuh kerja sama dan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dan menyiapkan dirinya menjadi sasaran tes PCR atau tes rapid antigen," ujarnya.
Lihat Juga :