Pemkab Bogor Gandeng KLHK dalam Penguatan Fungsi Kawasan Hutan Konservasi

Rabu, 02 Juni 2021 - 12:05 WIB
“Semoga jajaran KLHK berkenan mempertimbangkan kerjasama tersebut dan segera dapat terwujud. MoU tersebut bisa menjadi kado Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539,” jelas Burhanudin. (Baca juga; Gelontorkan Rp66 Miliar, Kabupaten Bogor Segera Miliki Wisata Peradaban Islam )

Burhanudin menambahkan, pada bulan Oktober tahun 2020 kami telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Kemitraan Konservasi antara Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dengan Ketua Kelompok Tani Hutan Konservasi Malasari Mandiri. (Baca juga; Kejari Tapsel Tahan Dua Tersangka Pelaku Perambahan Hutan )

“Kelompok Tani Malasari diberikan lahan seluas kurang lebih 40,52 hektare oleh Balai TNGHS untuk dimanfaatkan dalam kegiatan bercocok tanam. Kemudian, Pemkab Bogor melalui anggaran APBD nya memberikan bantuan bibit kopi arabika sebanyak 5.000 pohon, dan beberapa alat pertanian,” paparnya.

Sementara itu Menteri LHK Siti Nurbaya Abu Bakar dalam acara pelepasliaran Elang Jawa dan Elang Ular Bido di BET Cipelang, Kabupaten Bogor mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh segala bentuk upaya konservasi. Pihaknya berharap, ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar kita rawat satwa liar ini dengan baik.

“Yang terpenting di sini adalah mari kita pelihara dan kita rawat alam ini sebagaimana mestinya. Garudanya tadi kita lepas dan langsung terbang ke udara, semoga satwa liar yang dilepas hari ini dapat cepat beradaptasi, mampu bertahan hidup, berkembang biak dan lestari,” ungkap Siti.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!