Tangan Dingin Bobby Nasution Berantas Penyakit Pungli di Kota Medan
Senin, 24 Mei 2021 - 16:50 WIB
“Jadi, ini bagus sekali dan sangat fenomenal. Wali kota-wali kota sebelumnya sangat kalem dan bisa dikatakan toleran terhadap praktik seperti itu. Tentunya, ini sangat positif bagi wali kota dan memang zamannya harus seperti ini. Di samping itu sebagai perwujudan anak muda yang menunjukkan kinerjanya sekaligus semangat anak muda untuk kemajuan Kota Medan,” tuturnya.
Apa yang dilakukan Wali Kota Medan, kata Dimas, untuk menjawab aspirasi besar warga Kota Medan agar Wali Kota-nya harus bertindak seperti itu. “Menurut saya, ini merupakan kepemimpinan yang promising. Untuk itu, warga Kota Medan harus mendukung apa yang dilakukan wali kota," ujarnya.
Sebab, yang diprioritaskan wali kota adalah pelayanan publik, terutama penyelenggara pelayanan publik. Tidak mungkin, suatu kota atau negara bisa maju jika penyelenggara pelayan publiknya tidak bersih dan tidak responsif terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakatnya,” paparnya.
Sebagaimana kata Dimas, bicara soal kebersihan, jika ada warga yang melapor tidak di-follow up. Begitu juga ketika warga mengurus dokumen maupun UMKM yang ingin berjualan tapi harus dimintai uang.
Apalagi, tambah Dimas, Kota Medan problemnya sangat kompleks dan salah satu penyumbang kompleksitas yang terjadi adalah persoalan pelayanan publik, sehingga harus dibenahi Wali Kota. Dimas pun optimis akan banyak penyelenggara pemerintahan di Pemko Medan yang akan mendukung langkah tegas Wali Kota tersebut.
“Kuncinya mereformasi birokrasi guna membangun good governance, pungli disikat dan pelayanan publik harus cepat dan lancar,” katanya.
Dimas berpesan, agar wali kota tidak ragu-ragu menindak tegas. Karena setelah jadi pemimpin tanggung jawabnya kepada Tuhan dan masyarakat. CM
Apa yang dilakukan Wali Kota Medan, kata Dimas, untuk menjawab aspirasi besar warga Kota Medan agar Wali Kota-nya harus bertindak seperti itu. “Menurut saya, ini merupakan kepemimpinan yang promising. Untuk itu, warga Kota Medan harus mendukung apa yang dilakukan wali kota," ujarnya.
Sebab, yang diprioritaskan wali kota adalah pelayanan publik, terutama penyelenggara pelayanan publik. Tidak mungkin, suatu kota atau negara bisa maju jika penyelenggara pelayan publiknya tidak bersih dan tidak responsif terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakatnya,” paparnya.
Sebagaimana kata Dimas, bicara soal kebersihan, jika ada warga yang melapor tidak di-follow up. Begitu juga ketika warga mengurus dokumen maupun UMKM yang ingin berjualan tapi harus dimintai uang.
Apalagi, tambah Dimas, Kota Medan problemnya sangat kompleks dan salah satu penyumbang kompleksitas yang terjadi adalah persoalan pelayanan publik, sehingga harus dibenahi Wali Kota. Dimas pun optimis akan banyak penyelenggara pemerintahan di Pemko Medan yang akan mendukung langkah tegas Wali Kota tersebut.
“Kuncinya mereformasi birokrasi guna membangun good governance, pungli disikat dan pelayanan publik harus cepat dan lancar,” katanya.
Dimas berpesan, agar wali kota tidak ragu-ragu menindak tegas. Karena setelah jadi pemimpin tanggung jawabnya kepada Tuhan dan masyarakat. CM
(ars)
Lihat Juga :