Sejak COVID-19 Muncul, 186 Warga Cilame Pernah Merasakan Terpapar
Sabtu, 22 Mei 2021 - 16:44 WIB
Sementara itu secara keseluruhan untuk KBB saat ini berdasarkan zona risiko COVID-19 sudah berada di zona oranye dengan skor 2,12. Padahal sebelum Lebaran, KBB menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang masuk zona merah COVID-19 bersama Kota Tasikmalaya.
Baca juga: Bangkalan Gempar! Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diduga Terlibat Penembakan Warga Hingga Tewas
Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19, Dinkes KBB, pertanggal 21 Mei 2021, secara total jumlah yang terkontaminasi ada sebanyak 6.995. Untuk positif aktif 365 turun 66 kasus dibanding sebelumnya, yang sembuh 6.542, dan meninggal dunia 88.
Kasus terkonfirmasi paling banyak masih ada di Kecamatan Lembang dengan 1.154 kasus, diikuti Kecamatan Ngamprah 941 kasus. Kemudian Kecamatan Padalarang 649 kasus, Kecamatan Parongpong 491 kasus, dan yang terkecil Kecamatan Saguling dengan 39 kasus.
"Sekarang di KBB ada penurunan kasus positif dan peningkatan angka yang sembuh, makanya ada di zona orannye," kata Kabid P2P, Dinkes, KBB, Mulyana saat dikonfirmasi
Baca juga: Bangkalan Gempar! Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diduga Terlibat Penembakan Warga Hingga Tewas
Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19, Dinkes KBB, pertanggal 21 Mei 2021, secara total jumlah yang terkontaminasi ada sebanyak 6.995. Untuk positif aktif 365 turun 66 kasus dibanding sebelumnya, yang sembuh 6.542, dan meninggal dunia 88.
Kasus terkonfirmasi paling banyak masih ada di Kecamatan Lembang dengan 1.154 kasus, diikuti Kecamatan Ngamprah 941 kasus. Kemudian Kecamatan Padalarang 649 kasus, Kecamatan Parongpong 491 kasus, dan yang terkecil Kecamatan Saguling dengan 39 kasus.
"Sekarang di KBB ada penurunan kasus positif dan peningkatan angka yang sembuh, makanya ada di zona orannye," kata Kabid P2P, Dinkes, KBB, Mulyana saat dikonfirmasi
(msd)
Lihat Juga :