AGH Sanusi Baco Wafat, Sulsel Kehilangan Ulama Kharismatik
Senin, 17 Mei 2021 - 09:35 WIB
Pada kesempatan itu, pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PB-NU ) yang mengimbai pelaksanaan salat ghaib untuk mendoakan tokoh NU Sulsel itu.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PB-NU yang hari ini mengeluarkan imbauan ke seluruh warga NU untuk salat ghaib bagi almarhum," lanjutnya.
Bagi sejumlah santri yang pernah mengenyam ilmu dari almarhum, sosok ulama kharismatik itu dikenal sebagai guru yang selalu membawa kesejukan dan keteduhan hati saat berada di sisinya. Perhatiannya pada persatuan dan kerukunan juga sangat besar bagi bangsa ini.
Baca Juga: Fatmawati Rusdi Kenang AGH Sanusi Baco Sebagai Ulama yang Menyejukkan
"Kita sangat kehilangan sosok guru yang luar biasa yang senantiasa mengajarkan kita kedamaian dan saling hormat menghormati. Beliau juga adalah sosok guru bangsa yang selalu mengajak kita hidup rukun," kata Ustaz Nur Maulana, dalam sambutannya di area pemakaman.
Sosok Anregurutta dimata keponakannya, Mardiah yang juga selaku pengurus Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, merupakan sosok yang sederhana dan kharismatik. Hampir seluruh hidupnya telah dibaktikan untuk agama dan Organisasi NU.
Bahkan untuk mengembangkan NU di Sulsel, KH Sanusi Baco bersama tokoh di Soreang mendirikan pondok pesantren bagi kaum Nahdiyyin. Dia memilih mendirikan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum di Maros, mengingat dia berasal dari Maros, serta banyaknya keluarga yang menetap di Maros yang dianggap bisa mengabdi di Pesantren.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PB-NU yang hari ini mengeluarkan imbauan ke seluruh warga NU untuk salat ghaib bagi almarhum," lanjutnya.
Bagi sejumlah santri yang pernah mengenyam ilmu dari almarhum, sosok ulama kharismatik itu dikenal sebagai guru yang selalu membawa kesejukan dan keteduhan hati saat berada di sisinya. Perhatiannya pada persatuan dan kerukunan juga sangat besar bagi bangsa ini.
Baca Juga: Fatmawati Rusdi Kenang AGH Sanusi Baco Sebagai Ulama yang Menyejukkan
"Kita sangat kehilangan sosok guru yang luar biasa yang senantiasa mengajarkan kita kedamaian dan saling hormat menghormati. Beliau juga adalah sosok guru bangsa yang selalu mengajak kita hidup rukun," kata Ustaz Nur Maulana, dalam sambutannya di area pemakaman.
Sosok Anregurutta dimata keponakannya, Mardiah yang juga selaku pengurus Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, merupakan sosok yang sederhana dan kharismatik. Hampir seluruh hidupnya telah dibaktikan untuk agama dan Organisasi NU.
Bahkan untuk mengembangkan NU di Sulsel, KH Sanusi Baco bersama tokoh di Soreang mendirikan pondok pesantren bagi kaum Nahdiyyin. Dia memilih mendirikan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum di Maros, mengingat dia berasal dari Maros, serta banyaknya keluarga yang menetap di Maros yang dianggap bisa mengabdi di Pesantren.
Lihat Juga :