Harga Cabai Rawit Berangsur Turun, Operasi Pasar Harus Tetap Masif
Senin, 10 Mei 2021 - 08:18 WIB
Baca Juga: Nilainya Jadi Rp7.017,9 T, Kapitalisasi Pasar Modal Menyusut 1,10% di Awal Bulan Mei
"Jadi memang kemarin kan banyak yang gagal panen dan banyak yang diekspor ke luar daerah, katanya sampai ke Papua. Sekarang sudah banyak yang berhasil (panen), utamanya dari daerah-daerah penyangga ini seperti Gowa dan Maros," katanya.
Meski demikian, dia mengaku masih mencemaskan potensi kembali terjadinya kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan karena kebutuhan cabai dan komoditas lainnya dilaporkan meningkat menjelang lebaran.
"Turun memang jelang lebaran ini dibandingkan harga kemarin, kita harapkan memang tidak terjadi kenaikan lagi, karena sempat naik turun itu, kemarin turun dan sekarang ini naik sedikit di kisaran Rp40 sampai Rp45 ribu," jelasnya.
Baca Juga: 3 Kawasan Industri Dibangun, La Nyalla Yakin Indonesia Mampu Gaet Pasar Dunia
"Jadi memang kemarin kan banyak yang gagal panen dan banyak yang diekspor ke luar daerah, katanya sampai ke Papua. Sekarang sudah banyak yang berhasil (panen), utamanya dari daerah-daerah penyangga ini seperti Gowa dan Maros," katanya.
Meski demikian, dia mengaku masih mencemaskan potensi kembali terjadinya kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan karena kebutuhan cabai dan komoditas lainnya dilaporkan meningkat menjelang lebaran.
"Turun memang jelang lebaran ini dibandingkan harga kemarin, kita harapkan memang tidak terjadi kenaikan lagi, karena sempat naik turun itu, kemarin turun dan sekarang ini naik sedikit di kisaran Rp40 sampai Rp45 ribu," jelasnya.
Baca Juga: 3 Kawasan Industri Dibangun, La Nyalla Yakin Indonesia Mampu Gaet Pasar Dunia
(agn)
Lihat Juga :