Ribuan PMI Dikarantina di Asrama Haji Surabaya, Muzdalifa Disulap Jadi Ruang Tidur

Rabu, 05 Mei 2021 - 21:06 WIB
Sawal tiba di Surabaya pada 2 Mei 2021. Saat kepulangan, dia menjalani serangkaian tes kesehatan dan swab PCR. Hasilnya negatif. Dari Brunei Darussalam langsung terbang menuju Juanda Surabaya. Selanjutnya, dia harus mengisi data kemudian menjalani Swab PCR dan karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. “Tunggu hasilnya keluar, baru boleh balik. Cakapnya macam itu,” katanya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Dilarang Mudik, Bupati Karawang Wajibkan ASN Foto Selfi di Rumah saat Lebaran

Di sisi lain, dia mengeluhkan prosedur yang cukup lama karena datang bersama dengan gelombang PMI asal Jatim. Kendati hasil tes menunjukkan negatif, namun dia masih harus menanti kepastian waktu pulang. “Saya juga bingung karena harus pulang dengan biaya sendiri,” katanya.

PMI asal Jateng lainnya, Kartini bernasib sama. Perempuan 46 tahun itu, akan pulang bersama 14 kawan lainnya dari Pamulang, Kendal, dan Jepara. Sudah empat hari mereka berada di Asrama Haji.

Saat sidak, Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa meminta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono agar segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jateng terkait prosedur penjemputan PMI dari luar Provinsi Jatim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!