Tiga Hari Diseret Brantas, Jasad Pemuda Blitar ini Hitam dan Bengkak

Rabu, 05 Mei 2021 - 17:26 WIB
Mayat Sahru Irvan (22) warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro ditemukan mengambang di permukaan air bercampur sampah, tidak jauh dari lokasi PLTA Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Foto: Ilustrasi/SINDONews
BLITAR -

Mayat Sahru Irvan (22) warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro ditemukan mengambang di permukaan air bercampur sampah, tidak jauh dari lokasi PLTA Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.



Di lokasi yang berjarak dua kilometer dari tempat tenggelamnya tersebut, jasad mulai bengkak, berbau busuk dan juga menghitam.

Baca juga: Dengan Tangan Kosong, Pria Ini Selamatkan Perawat Cantik yang Dibakar Orang Tak Dikenal

"Ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi hanyut," ujar Kasi Humas Polsek Selopuro Bripka Widodo kepada wartawan Rabu (5/5/2021).

Irvan dinyatakan hilang tercebur Sungai Brantas sejak Senin (3/5/2021). Selama tiga hari petugas gabungan melakukan penyisiran lokasi. Ceritanya, bersama dua temanya, korban tengah ngabuburit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!