Kepala Pasar yang Kedapatan Tak Terapkan Prokes Bakal Dicopot

Selasa, 04 Mei 2021 - 07:44 WIB
"Kita akan rapat dan bentuk tim kecil yang dikoordinir bagian ketertiban di pasar untuk lakukan pemantauan. Risikonya di kami. Kalau ada yang gagal maka diganti, kalau semua gagal maka kami juga akan diganti," tukasnya.

Sementara itu Direktur Operaaional PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan menguraikan, terjadi peningkatan pengunjung sekitar 10% hingga 20% di seluruh pasar.

"Ini kan memang susah dideteksi, mal-mal saja tidak bisa deteksi, tapi jika mau dipersentasikan kasar itu ada peningkatan 10%-20%," bebernya.

Baca Juga: 7 Hari Terakhir, Mobilitas Masyarakat ke Pusat Perbelanjaan Meningkat

Naiknya angka kunjungan tersebut diprediksi masih akan terus meningkat. Berkaca dari tahun lalu, jumlah peningkatan bahkan mencapai 50% di akhir ramadan.

Adapun pengunjung yang memadati pasar-pasar di Kota Makassar disebut didominasi oleh orang-orang luar daerah. Hal itu disebabkan adanya rencana pembatasan keluar masuk daerah pada 6 Mei mendatang.

"Jadi rata-rata yang datang yang kita lihat memang itu orang dari luar daerah, dia kemungkinan mau stok memang banyak-banyak karena memang yang ramai di toko grosir, untuk dijual kembali di daerahnya, karena kan ada pembatasan 6 Mei mendatang," tukasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!