Khofifah dan ACT Santuni Ahli Waris Korban KRI Nanggala 402 dan Bantu Ponpes di Jatim
Senin, 03 Mei 2021 - 02:31 WIB
Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin juga turut mengucapkan duka cita atas gugurnya 53 prajurit KRI Nanggala 402, dan pihaknya berkomitmen membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. “Kami semua turut berduka dan ACT komitmen membantu keluarga para prajurit patriot bangsa yang gugur dalam tragedi KRI Nanggala 402 beberapa waktu lalu,” ucapnya.
Baca juga: Razia Penyekatan, Polisi Dikejutkan Mobil Bawa Tumpukan Uang Rp2,1 Miliar Ini Penampakannya
Di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga turut memberikan bantuan Rp 10 juta kepada tiap keluarga ahli waris, dan menyemangati agar terus tabah menjalani kehidupan. “Suami-suami ibu-ibu dipilih Allah SWT gugur di bulan Ramadan, Insya Allah Husnul Khotimah,” kata Khofifah.
Selain memberikan bantuan kehormatan kepada ahli waris prajurit KRI Nanggala 402, ACT juga menyerahkan 100 ton beras dan 10.000 karton air mineral kepada Gubernur Khofifah untuk disalurkan kepada Pondok Pesantren di Jatim sebagai bantuan menyambut lebaran 2021.
Diketahui, KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021) saat kapal selam tersebut sedang latihan penembakan torpedo. KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut dan 53 awaknya dinyatakan gugur.
Baca juga: Razia Penyekatan, Polisi Dikejutkan Mobil Bawa Tumpukan Uang Rp2,1 Miliar Ini Penampakannya
Di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga turut memberikan bantuan Rp 10 juta kepada tiap keluarga ahli waris, dan menyemangati agar terus tabah menjalani kehidupan. “Suami-suami ibu-ibu dipilih Allah SWT gugur di bulan Ramadan, Insya Allah Husnul Khotimah,” kata Khofifah.
Selain memberikan bantuan kehormatan kepada ahli waris prajurit KRI Nanggala 402, ACT juga menyerahkan 100 ton beras dan 10.000 karton air mineral kepada Gubernur Khofifah untuk disalurkan kepada Pondok Pesantren di Jatim sebagai bantuan menyambut lebaran 2021.
Diketahui, KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021) saat kapal selam tersebut sedang latihan penembakan torpedo. KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut dan 53 awaknya dinyatakan gugur.
(msd)
Lihat Juga :