Tingkat Polusi di China Lebih Tinggi Setelah Lockdown Berakhir

Jum'at, 22 Mei 2020 - 10:04 WIB
Tingkat rata-rata dari beberapa polutan udara di China turun pada bulan Februari, jauh di bawah tingkat untuk periode yang sama pada tahun 2019, karena langkah-langkah penguncian seperti menutup pabrik, mengurangi permintaan listrik dan memangkas penggunaan transportasi karena sejumlah penduduk tinggal di rumah.

Tetapi, CREA menuturkan, tingkat rata-rata beberapa polutan telah pulih kembali dan lebih tinggi dalam 30 hari yang berakhir 8 Mei dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019. Hal itu beradasarkan analisis data dari 1.500 stasiun pemantauan kualitas udara di China.

"Ini berlaku untuk nitrogen dioksida, sulfur dioksida, dan partikel halus, menunjukkan rebound dalam aktivitas industri mendorong tren," ujarnya.

Wilayah dengan kluster pabrik melaporkan peningkatan emisi nitrogen dioksida yang lebih besar. Daerah perkotaan padat penduduk, di mana emisi gas sebagian besar berasal dari kendaraan, bukan pabrik atau pembangkit listrik, menunjukkan peningkatan yang lebih kecil.

Baca Juga : Rusia Berencana Cabut Lockdown pada Akhir Bulan Mei
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!