Diduga Korban COVID-19, Mayat Ini Dibiarkan Tergelatak di Jalan

Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:08 WIB
Dalam sebuah pernyataan, layanan ambulans kota setempat mengatakan tidak bertanggung jawab untuk mengevakuasi jasad. Layanan tersebut tidak mengatakan apakah Silva telah dites untuk Covid-19 atau belum.

Pagi harinya, anak tiri Silva, Marcos Vinicius Andrade da Silva (26), mencoba meminta bantuan otoritas lain untuk mengambil jasad korban. Dia mengaku telah berbicara dengan petugas polisi yang patroli, yang memperingatkan rekan-rekannya di Kantor Polisi Sipil ke-21 di dekat lokasi kejadian. Tapi upaya itu tidak membuahkan hasil.

Seorang juru bicara polisi sipil mengatakan petugas hanya mengambil alih pemindahan jasad dalam kasus kriminal. Setelah menghabiskan satu hari di telepon, anak tiri Silva mengatakan tim pemakaman akhirnya tiba pada pukul 17.00 pada hari Minggu.

"Kami sangat lega bahwa mereka telah membawanya pergi...tetapi juga sangat sedih tentang apa yang terjadi," katanya. Pada hari Senin, jasad Silva dimakamkan di sebuah upacara dengan empat orang—termasuk Marcos dan ibunya—yang hadir.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!