Banyak Kendaraan Plat B dan D, saat Diberhentikan Petugas Mengaku Warga Kuningan
Minggu, 02 Mei 2021 - 00:01 WIB
Bahkan akan kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mengarah ke Kuningan juga tak luput dari pemeriksaan petugas.
Begitu juga bus angkutan antar kota antar provinsi, petugas juga diberhentikan untuk diperiksa. Mereka diberhentikan untuk diperiksa surat-surat baik surat kendaraan, hasil swab antigen maupun surat keterangan dari perusahaan.
Namun, di lokasi masih banyak sopir kendaraan dengan leter B dan D dan T mengaku merupakan orang Kuningan. Petugas yang berjaga pun tidak percaya begitu saja.
"Kita tetap periksa surat-surat mereka. Yang diperiksa surat hasil swab, dan kalau dia dari perusahaan harus menjukan surat-surat hasil swabnya," kata Kapolsek Cilimus Kompol Abdul Majid ketika ditemui MNC Portal di pos check poin Patung Tugu Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan.
Meski banyak kendaraan leter B dan D yang melintas, pihaknya belum memberlakukan penindakan seperti putar arah. Karena, kebanyakan sopir dengan berplat nomor B dan D mengaku adalah warga Kuningan.
Begitu juga bus angkutan antar kota antar provinsi, petugas juga diberhentikan untuk diperiksa. Mereka diberhentikan untuk diperiksa surat-surat baik surat kendaraan, hasil swab antigen maupun surat keterangan dari perusahaan.
Namun, di lokasi masih banyak sopir kendaraan dengan leter B dan D dan T mengaku merupakan orang Kuningan. Petugas yang berjaga pun tidak percaya begitu saja.
"Kita tetap periksa surat-surat mereka. Yang diperiksa surat hasil swab, dan kalau dia dari perusahaan harus menjukan surat-surat hasil swabnya," kata Kapolsek Cilimus Kompol Abdul Majid ketika ditemui MNC Portal di pos check poin Patung Tugu Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan.
Meski banyak kendaraan leter B dan D yang melintas, pihaknya belum memberlakukan penindakan seperti putar arah. Karena, kebanyakan sopir dengan berplat nomor B dan D mengaku adalah warga Kuningan.
Lihat Juga :