Sejarah Bogor, Kota Tanpa Rasa Risau Tempat Istirahat Gubernur Jenderal Belanda hingga Soekarno

Minggu, 02 Mei 2021 - 06:04 WIB


Presiden Soekarno berbincang dengan istri keempatnya Ibu Hartini di Istana Bogor pada Februari 1965. Foto: AFP/@perfectlifeid

Gubernur jenderal pergi ke Bogor dengan kereta kuda yang ditarik 2-4 kuda. Belanda juga membangun Istana Cipanas di tempat yang lebih tinggi dan letaknya di Kabupaten Cianjur. Menjelang 17 Agustus, Soekarno selama beberapa hari tinggal di Istana Cipanas menyusun naskah pidato yang akan dia sampaikan di hadapan rakyat pada peringatan kemerdekaan.

Baca juga: Jembatan Merah Bogor, Tempat Kongkow Gubernur Jenderal Hindia Belanda Sambil Makan Doclang

Pada tahun 1912 diceritakan orang Belanda memiliki kebiasaan tamasya ke Bogor dari Batavia. Biasanya rekreasi dilakukan akhir pekan dan saat musim panas. Maklum hawa di Buitenzorg masih dingin dan sejuk.

Untuk mendukung liburan akhir pekan para petingginya, Belanda pun membangun Hotel Bellevue (sekarang Bogor Trade Mall/BTM), kemudian Hotel Salak yang berdekatan dengan Kebun Raya Bogor.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!