Jateng Kebanjiran Pemudik Lebaran, Sehari Ada 2.000 Orang Pulang Kampung
Kamis, 29 April 2021 - 16:38 WIB
Gelombang pemudik lebaran terus membanjiri Jawa Tengah. Foto/Ilustrasi
SEMARANG - Gelombang pemudik lebaran yang membanjiri Jawa Tengah, terus bertambah. Rata-rata jumlahnya mencapai 2.000 orang/hari yang berdatangan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya.
Baca juga: Sebelum 7 Mei Pemulangan Santri di Blitar Tuntas
"Data kami, perkembangan harian jumlah pemudik yang sudah masuk di Jawa Tengah tiap hari meningkat. Terakhir tercatat 2.574 (pemudik), sebelumnya 2.424, sebelumnya 2.113 (pemudik)," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat Rakor Lintas Sektoral, dalam Operasi Ketupat Candi 2021 di Mapolda Jateng, Kamis, (29/4/2021).
"Jadi ternyata rata-rata 2.000-an, pelan-pelan meningkat dan ini menunjukkan bahwa cerita-cerita agar kita bisa melakukan siap siaga jadi antisipasi pemudik ," tambah dia. Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Ganjar juga mengungkapkan, penularan COVID-19 masih meningkat di setiap kabupaten di Jawa Tengah. Untuk itu, dia mendukung langkah langkah Polda Jateng dengan melakukan penyekatan sejak awal untuk pemudik dari luar Jateng.
Baca juga: Sebelum 7 Mei Pemulangan Santri di Blitar Tuntas
"Data kami, perkembangan harian jumlah pemudik yang sudah masuk di Jawa Tengah tiap hari meningkat. Terakhir tercatat 2.574 (pemudik), sebelumnya 2.424, sebelumnya 2.113 (pemudik)," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat Rakor Lintas Sektoral, dalam Operasi Ketupat Candi 2021 di Mapolda Jateng, Kamis, (29/4/2021).
"Jadi ternyata rata-rata 2.000-an, pelan-pelan meningkat dan ini menunjukkan bahwa cerita-cerita agar kita bisa melakukan siap siaga jadi antisipasi pemudik ," tambah dia. Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Ganjar juga mengungkapkan, penularan COVID-19 masih meningkat di setiap kabupaten di Jawa Tengah. Untuk itu, dia mendukung langkah langkah Polda Jateng dengan melakukan penyekatan sejak awal untuk pemudik dari luar Jateng.
Lihat Juga :