Dikenalkan 1962 Atas Perintah Presiden Soekarno, Metromini Kini Tinggal Kenangan

Rabu, 21 April 2021 - 06:33 WIB
Seharusnya, Metromini dan Kopaja sudah dimusnahkan sejak 2016. Namun, Pemprov DKI masih memberikan kelonggaran untuk meremajakan bus tersebut. Baca juga: Metromini Akan Diremajakan Jokowi Tahun Depan

Hal demikian mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Dimana dalam aturan itu menyebutkan, masa operasi kendaraan angkutan umum maksimal 10 tahun. Namun, Metromini dan Kopaja rata-rata sudah di atas belasan tahun. Kini Metromini hanya tinggal kenangan bagi masyarakat Jakarta khususnya dan untuk semua masayarak Indonesia pada umumnya.

Berikut napak tilas perjalanan Metromini dari tahun 1960-an. Pada awalnya, Metromini diperkenalkan pada tahun 1962 oleh Gubernur Soemarno di Jakarta atas perintah Presiden Soekarno. Pada mulanya, Metromini digunakan untuk kebutuhan transportasi peserta Pesta Olahraga Negara Negara Berkembang atau Games of the New Emerging Forces (GANEFO) tahun 1963. Baca juga: Tidak Ada Wacana Penghapusan Kopaja & Metromini



Saat itu di Jakarta, moda transportasi massal baru beralih dari kereta listrik (trem) yang dioperasikan oleh Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) yang dihentikan tahun 1960, dan bus pertama yang dioperasikan PPD adalah bus Leyland bantuan Australiapada 1956.Selain bus PPD, Jakarta tidak memiliki transportasi umum resmi, dimana opelet adalah kendaraan angkutan massal selain bus PPD.

Saat megaspal di Jakarta, Metromini belum mempunyai manajemen untuk mengelola bus-bus tersebut. Setelah pesta olahraga GANEFO selesai, Metromini tetap beroperasi. Namun, pada tahun 1964 Gubernur Henk Ngantung menitipkan Metromini kepada perusahaan swasta, Arion Indonesia Transport. Akan tetapi, pereusahaan itu tidak mampu mengelola dengan baik bus merah itu.

Hingga pada tahun 1976, PT Metromini didirikan bersamaan dengan Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja). Berdirinya PT Metromini ini juga untuk menaungi 152 orang yang mengoperasikan 313 bus sedang atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Baca juga: Pemilik Metro Mini & Kopaja Minta Waktu untuk Peremajaan Armada

Pada tahun 1962, bentuk bus awal seperti roti tawar dengan gembung di bagian moncong depannya. Ini merupakan jenis Bus Robus yang digagas oleh Jerman Timur dan mengisi trayek-trayek kosong yang tidak ada bus dikarenakan dihentikannya trem. Setelah PT Metromini dan Kopaja diresmikan pada tahun 1978 oleh Gubernur Tjokropranolo sebagai pengelola bus mini, armadanya diminta diremajakan.Mulailah Bus Robur diganti dengan bus-bus Mitsubushi buatan Jepang pada tahun 1990 MetroMini menguasai 60 trayek di Jakarta dengan 3.000 armada bus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!