Sragen Gempar, Mayat Wanita Muda Dibuang di Waduk Kembangan
Minggu, 11 April 2021 - 17:01 WIB
Setelah dipastikan identitasnya, korban merupakan warga Desa Mojorejo, atas nama Sartikawati, 22, warga Dukuh krandengan, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang.
Kepala Desa (Kades) Mojorejo, Suharno membenarkan ada penemuan jenazah di Waduk Kembangan. Dia membenarkan korban adalah warganya setelah dicek. Namun pihaknya tidak berani memastikan bahwa korban meninggal karena dibunuh.
“Kalau menurut hasil pengecekan sementara dari Polsek, katanya betul ada indikasi penganiayaan. Karena leher patah ada luka-luka di mulut mengeluarkan darah. Makanya sampai sekarang belum dibawa pulang karena rencana besok mau diautopsi di RSDM Solo,” kata Suharno.
Baca juga: 3 Hari Tak Terlihat, Mang Gondrong Ditemukan Tewas di Rumahnya
Soal warganya tersebut, dia menyampaikan memang besar di Mojorejo. Tetapi kabarnya pernah merantau dan menikah di luar jawa. Lantas pihaknya tidak tahu ada alasan apa sehingga korban memilih pulang kampung dan tidak bersama suami dan anaknya. Meski demikian di kartu identitasnya masih tertera belum kawin.
“Itu warga lama, pernah menikah, sama suaminya punya anak satu dan tinggal di Jambi. Gak tau di sana gak ada kecocokan dengan suami lalu pulang sendiri ke Sragen. Suami dan anak masih di sana,” ungkap Kades.
Kepala Desa (Kades) Mojorejo, Suharno membenarkan ada penemuan jenazah di Waduk Kembangan. Dia membenarkan korban adalah warganya setelah dicek. Namun pihaknya tidak berani memastikan bahwa korban meninggal karena dibunuh.
“Kalau menurut hasil pengecekan sementara dari Polsek, katanya betul ada indikasi penganiayaan. Karena leher patah ada luka-luka di mulut mengeluarkan darah. Makanya sampai sekarang belum dibawa pulang karena rencana besok mau diautopsi di RSDM Solo,” kata Suharno.
Baca juga: 3 Hari Tak Terlihat, Mang Gondrong Ditemukan Tewas di Rumahnya
Soal warganya tersebut, dia menyampaikan memang besar di Mojorejo. Tetapi kabarnya pernah merantau dan menikah di luar jawa. Lantas pihaknya tidak tahu ada alasan apa sehingga korban memilih pulang kampung dan tidak bersama suami dan anaknya. Meski demikian di kartu identitasnya masih tertera belum kawin.
“Itu warga lama, pernah menikah, sama suaminya punya anak satu dan tinggal di Jambi. Gak tau di sana gak ada kecocokan dengan suami lalu pulang sendiri ke Sragen. Suami dan anak masih di sana,” ungkap Kades.
Lihat Juga :