Viral, Dua Pasien Positif COVID-19 di Ogan Ilir Keluar Rumah Sakit
Rabu, 20 Mei 2020 - 11:07 WIB
sejumlah petugas kesehatan mengevakuasi pasien positif Corona di salah satu rumah sakit. Foto/Dok/SINDOnews
OGAN ILIR - Dua pasien positif COVID-19 di Kabupaten Ogan Ilir (OI) keluar dari rumah sakit. Kelakuan dua pasien ini terekam kamera warga yang sedang melintas, beredar dan viral di media sosial (medsos). Kajadian ini membuat masyarakat Ogan Ilir membuat heboh.
Diketahui kedua pasien tersebut nampak seperti warga biasa yang tengah bersantai di kawasan komplek KPT Tanjung Senai. Namun yang buat terkejut, adalah perkataan orang yang merekam video itu yang sedang berada di dalam mobil. "Nah pasien covid kabur, 2 ikok (orang). Keluar dio," ujar suara tersebut.
Direktur RSUD Ogan Ilir dr. Roretta Arta Guna Riama membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pasien itu sempat keluar dari RSUD Ogan Ilir, pada Senin (18/5/2020) kemarin.
"Mereka pasien secara fisik sehat, tapi positif (terkonfirmasi COVID-19). Kalau orang sehat fisik seperti itu memang tidak mau diperlakukan seperti orang sakit, tapi kita yang dibikin sibuk," ujarnya. (Baca juga: Kecewa Pembagian BLT, Warga Bakar Posko Covid-19 dan Rusak Kantor Desa )
Dijelaskan juga, segera setelah itu mereka langsung digiring kembali ke RSUD Ogan Ilir untuk diisolasi. Ia menambahkan, ruang untuk isolasi itu memang tidak dikunci karena alasan kemanusiaan.
Diketahui kedua pasien tersebut nampak seperti warga biasa yang tengah bersantai di kawasan komplek KPT Tanjung Senai. Namun yang buat terkejut, adalah perkataan orang yang merekam video itu yang sedang berada di dalam mobil. "Nah pasien covid kabur, 2 ikok (orang). Keluar dio," ujar suara tersebut.
Direktur RSUD Ogan Ilir dr. Roretta Arta Guna Riama membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pasien itu sempat keluar dari RSUD Ogan Ilir, pada Senin (18/5/2020) kemarin.
"Mereka pasien secara fisik sehat, tapi positif (terkonfirmasi COVID-19). Kalau orang sehat fisik seperti itu memang tidak mau diperlakukan seperti orang sakit, tapi kita yang dibikin sibuk," ujarnya. (Baca juga: Kecewa Pembagian BLT, Warga Bakar Posko Covid-19 dan Rusak Kantor Desa )
Dijelaskan juga, segera setelah itu mereka langsung digiring kembali ke RSUD Ogan Ilir untuk diisolasi. Ia menambahkan, ruang untuk isolasi itu memang tidak dikunci karena alasan kemanusiaan.
Lihat Juga :