Puncak Harsiarnas, Pelaku Dunia Penyiaran Napak Tilas Sejarah di Kota Solo
Minggu, 28 Maret 2021 - 14:18 WIB
Dimulai dari Balaikota, Lodji Gandrung, Pura Mangkunegaran, Monumen Pers dan berakhir di RRI. Pantauan MNC Portal Indonesia, di Monumen Pers para pelaku dunia penyiaran di Indonesia ini mengunjungi situs-situs peninggalan penyiaran di Indonesia yang dikenal dengan Solosche Radio Vareninging (SRV).
Di Monumen Pers ini pun mereka melihat langsung peninggalan sejarah berupa Radio Kambing. Dengan serius para pelaku penyiaran ini menyimak mengapa dinamakan Radio Kambing.
Dari situlah para pelaku penyiaran mengetahui sejak dulu Radio SRV yang sekarang menjadi radio RRI telah berjuang di tengah keterbatasan dan berusaha keras mengelabuhi pemerintah Belanda agar penyiaran radio SRV tetap bisa mengudara.
Ketua Panitia Hari Penyiaran Nasional Hardly Stefano Fanelon Pariera mengatakan, di tengah perkembangan industri penyiaran, para pelaku penyiaran senantiasa mengingat semangat awal dari penyiaran yang berjuang sejak awal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa membangun nasionalisme.
"Dan ini harus menjadi semangat bagi teman-teman industri penyiaran agar senantiasa memproduksi konten-konten yang baik dan berkualitas sesuai demgn semangat mencerdaskan kehidupan bangsa," papar Hardly di RRI, Minggu (28/3/2021).
Di Monumen Pers ini pun mereka melihat langsung peninggalan sejarah berupa Radio Kambing. Dengan serius para pelaku penyiaran ini menyimak mengapa dinamakan Radio Kambing.
Dari situlah para pelaku penyiaran mengetahui sejak dulu Radio SRV yang sekarang menjadi radio RRI telah berjuang di tengah keterbatasan dan berusaha keras mengelabuhi pemerintah Belanda agar penyiaran radio SRV tetap bisa mengudara.
Ketua Panitia Hari Penyiaran Nasional Hardly Stefano Fanelon Pariera mengatakan, di tengah perkembangan industri penyiaran, para pelaku penyiaran senantiasa mengingat semangat awal dari penyiaran yang berjuang sejak awal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa membangun nasionalisme.
"Dan ini harus menjadi semangat bagi teman-teman industri penyiaran agar senantiasa memproduksi konten-konten yang baik dan berkualitas sesuai demgn semangat mencerdaskan kehidupan bangsa," papar Hardly di RRI, Minggu (28/3/2021).
Lihat Juga :