Dukung Larangan Mudik Lebaran 2021, Ketum PAN: Kalau Warga Kampung Kena COVID-19 Kasihan

Sabtu, 27 Maret 2021 - 20:14 WIB
Disinggung soal anggapan sebagian masyarakat yang menilai pemerintah inkonsisten karena sebelumnya mengizinkan mudik, Zulkifli mengakui bahwa memang pemerintah sempat inkonsisten. Meski begitu, dia menilai, keputusan melarang mudik Lebaran 2021 sebagai kebijakan yang baik. "Itu satu sisi (inkonsisten), tapi menurut saya keputusan itu baik," imbuhnya.

Dia pun berjanji membantu pemerintah menyosialisasikan kebijakan tersebut. Pasalnya, penanganan COVID-19 menurutnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah belaka. "Kita ikuti, bantu sosialisasi. Ini bukan urusan pemerintah saja, ini urusan kita semua, kalau pemerintah sendiri tidak akan mampu," tandasnya. Baca juga: Larang Mudik 2021, Wakil Ketua MUI: Untuk Kebaikan Kita Semua

Diketahui, pemerintah memutuskan meniadakan mudik Lebaran 2021 bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).

Menurutnya, larangan mudik tersebut, salah satunya bertujuan untuk mendukung program vaksinasi COVID-19 yang kini tengah digencarkan oleh pemerintah. "Sehingga upaya vaksinasi yang sedang dilakukan bisa menghasilkan kondisi kesehatan yang semaksimal mungkin sesuai yang diharapkan," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!