Desa Panggungharjo, Bangun Kemandirian Hadapi Pandemi COVID-19

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:34 WIB
Pemerintah desa telah mengantisipasi dampak penyebaran COVID-19 sejak 16 Maret 2020 atau sekitar dua minggu setelah kasus positif pertama diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia dan aparat desa segera membentuk satuan gugus tugas, dengan nama Panggung Tanggap COVID-19 .

Melalui gugus tugas tersebut, ada dua langkah yang diterapkan, yakni lapor dan dukung. Lapor dimaksudkan untuk mengidentifikasi dampak yang dihadapi warga desa.

"Modul lapor ini dalam kerangka mengidentifikasi, memetakan kira-kira dampak apa yang akan dihadapi oleh warga desa. Dari sini, teridentifikasi tiga dampak yang dirasakan oleh warga desa, baik dari aspek klinis, ekonomi dan sosial," tambah Wahyudi.

Sedangkan dukung, pihaknya dibantu dengan pendataan yang lebih baik, seperti kategorisasi risiko dan intervensi yang dibutuhkan.

Upaya pemerintah desa ini dibarengi dengan langkah mitigasi dampak sosial. Wahyudi menjelaskan bahwa tantangan yang dialami dalam konteks kesehatan masyarakat yakni kesadaran kolektif untuk menghadapi krisis. Ia berharap di antara warga masyarakat muncul persamaan persepsi terhadap situasi pandemi.

"Jangan panik dan jangan abai," tambah Wahyudi untuk menyikapi pandemi sejak awal.

Stabilitas yang ditemui di Desa Panggungharjo tidak terlepas dari upaya membangun pranata sosial baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!