Kerahkan 180 Personel, 'Tembok Berlin' yang Menutup Rumah Warga di Ciledug Dirobohkan
Rabu, 17 Maret 2021 - 11:07 WIB
Tidak ada perlawanan dari ahli waris H Ruli. Proses aksekusi berjalan lancar. Dalam tempo sejam, seluruh tembok yang memagar akses masuk Kavling Brebes sudah rata dengan tanah. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Gufron Falfeli mengatakan, dalam operasi pembongkaran paksa ini ada dua alat berat yang diterjunkan, dan empat truk untuk mengangkut puing tembok yang dihancurkan.
"Alat berat beko ada dua, truk empat. Personel yang diterjunkan dari Polres/Polsek ada 60 personel, Kodim/Koramil 30 orang, Satpol PP ada 70 orang, dan Trantib Kecamatan Ciledug 20 orang," jelasnya.
Pembongkaran terpaksa dilakukan, setelah imbauan untuk membongkar sendiri oleh ahli waris tidak dilakukan, pada Selasa 16 Maret 2021. Tidak adanya itikad baik untuk membongkar sendiri pagar, membuat petugas terjun merobohkan secara paksa.
Saat ini, tembok Berlin yang menutup rumah dan jalan masuk ke Kavling Brebes sudah tidak terlihat lagi. Cahaya matahari pun tampak silau menyinari halaman rumah keluarga almarhum H Munir.
"Alat berat beko ada dua, truk empat. Personel yang diterjunkan dari Polres/Polsek ada 60 personel, Kodim/Koramil 30 orang, Satpol PP ada 70 orang, dan Trantib Kecamatan Ciledug 20 orang," jelasnya.
Pembongkaran terpaksa dilakukan, setelah imbauan untuk membongkar sendiri oleh ahli waris tidak dilakukan, pada Selasa 16 Maret 2021. Tidak adanya itikad baik untuk membongkar sendiri pagar, membuat petugas terjun merobohkan secara paksa.
Saat ini, tembok Berlin yang menutup rumah dan jalan masuk ke Kavling Brebes sudah tidak terlihat lagi. Cahaya matahari pun tampak silau menyinari halaman rumah keluarga almarhum H Munir.
(hab)
Lihat Juga :