Ditopang Sektor Pembiayaan, Bank Bjb Bukukan Laba Rp1,7 Triliun
Senin, 15 Maret 2021 - 12:47 WIB
Pertumbuhan ini berada di atas tingkat pertumbuhan baik industri perbankan nasional maupun kelompok Bank Pembangunan Daerah lainnya.
Menurut Yuddy, capaian positif ini diperoleh berkat bisnis model bank yang resilient dan kemampuan adaptasi perusahaan yang agile sehingga kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan.
“Tahun 2020 adalah momen yang penuh dengan tantangan di seluruh lini kehidupan. Krisis kesehatan dan ekonomi memberikan tekanan yang sangat besar kepada industri perbankan nasional. Didorong oleh kekompakan dan kesungguhan kinerja seluruh insan perusahaan, Bank bjb berhasil melewati 'tes tahan uji' ini dengan hasil yang menggembirakan.” kata Yuddy.
Diakuinya, berbagai inovasi teknologi juga dilakukan guna merespon kebutuhan pasar sekaligus memberikan kemudahan kepada nasabah di era yang serba cepat.
Misalnya penerbitan uang elektronik bjb DigiCash, platform mobile banking bjb Digi, Bank Bjb juga telah mengeluarkan aplikasi Bjb Mesra untuk pengajuan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera); dan aplikasi Bjb Laku (Layanan Akses kredit UMKM) untuk semua jenis pinjaman usaha.
Sementara itu, Direktur Direktur IT, Treasury, dan International Banking Rio Lanasier mengatakan, Bank Bjb telah menerapkan sistem lelang E-Procurement dan adopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Payment.
Perusahaan juga membuat platform bjb DiSentra (Digital Sistem Edukasi dan Interaksi) sebagai wadah interaksi, konsultasi, edukasi, serta pemasaran jual beli produk UMKM binaan Bank Bjb secara digital.
"Infrastruktur digital memang menjadi salah satu fokus perseroan yang akan terus dioptimalisasi. Perbaikan demi perbaikan ini juga bertujuan guna meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan jasa perbankan melalui inklusi keuangan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.
Menurut Yuddy, capaian positif ini diperoleh berkat bisnis model bank yang resilient dan kemampuan adaptasi perusahaan yang agile sehingga kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan.
“Tahun 2020 adalah momen yang penuh dengan tantangan di seluruh lini kehidupan. Krisis kesehatan dan ekonomi memberikan tekanan yang sangat besar kepada industri perbankan nasional. Didorong oleh kekompakan dan kesungguhan kinerja seluruh insan perusahaan, Bank bjb berhasil melewati 'tes tahan uji' ini dengan hasil yang menggembirakan.” kata Yuddy.
Diakuinya, berbagai inovasi teknologi juga dilakukan guna merespon kebutuhan pasar sekaligus memberikan kemudahan kepada nasabah di era yang serba cepat.
Misalnya penerbitan uang elektronik bjb DigiCash, platform mobile banking bjb Digi, Bank Bjb juga telah mengeluarkan aplikasi Bjb Mesra untuk pengajuan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera); dan aplikasi Bjb Laku (Layanan Akses kredit UMKM) untuk semua jenis pinjaman usaha.
Sementara itu, Direktur Direktur IT, Treasury, dan International Banking Rio Lanasier mengatakan, Bank Bjb telah menerapkan sistem lelang E-Procurement dan adopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Payment.
Perusahaan juga membuat platform bjb DiSentra (Digital Sistem Edukasi dan Interaksi) sebagai wadah interaksi, konsultasi, edukasi, serta pemasaran jual beli produk UMKM binaan Bank Bjb secara digital.
"Infrastruktur digital memang menjadi salah satu fokus perseroan yang akan terus dioptimalisasi. Perbaikan demi perbaikan ini juga bertujuan guna meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan jasa perbankan melalui inklusi keuangan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.
Lihat Juga :