Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Wisatawan Kepulauan Seribu Wajib Rapid Test Antigen
Jum'at, 12 Maret 2021 - 18:12 WIB
Adapun apabila ada wisatawan terdeteksi reaktif, Eko mengatakan, pihaknya akan menyarankan untuk isolasi menuju wisma atlet. (Baca juga; Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif )
"Dari pemkab menyiapkan beberapa tempat, di Hotel Ibis salah satunya. Jadi nggak bisa masuk pulau, langsung kita cegah di dermaga keberangkatan dan kedatangan," tambahnya.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Puji Astuti mengatakan, banyak wisatawan yang memanfaatkan libur panjang mengunjungi Kepulauan Seribu.
"Rinciannya dari dermaga Marina Ancol 217 orang, dermaga Kaliadem sebanyak 230 orang, dan dari dermaga Rawasaban Tangerang 27 orang," kata Puji.
Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Puji menambahkan, pihaknya bersama petugas gabungan tiga pilar melakukan pemantauan dengan memperketat pengawasan, dan rapid test antigen di dermaga "Pengawasan tetap dilakukan bersama instansi terkait," tutupnya.
"Dari pemkab menyiapkan beberapa tempat, di Hotel Ibis salah satunya. Jadi nggak bisa masuk pulau, langsung kita cegah di dermaga keberangkatan dan kedatangan," tambahnya.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Puji Astuti mengatakan, banyak wisatawan yang memanfaatkan libur panjang mengunjungi Kepulauan Seribu.
"Rinciannya dari dermaga Marina Ancol 217 orang, dermaga Kaliadem sebanyak 230 orang, dan dari dermaga Rawasaban Tangerang 27 orang," kata Puji.
Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Puji menambahkan, pihaknya bersama petugas gabungan tiga pilar melakukan pemantauan dengan memperketat pengawasan, dan rapid test antigen di dermaga "Pengawasan tetap dilakukan bersama instansi terkait," tutupnya.
(wib)
Lihat Juga :