Kemenag Wajo Akan Kembalikan Dana BOP ke Guru Mengaji yang Dipotong
Jum'at, 05 Maret 2021 - 23:48 WIB
Suasana RDP terkait dugaan pungli BOP di Kantor Kemenag Wajo. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
WAJO - Kepala Kemenag Wajo , Anwar Amin akhirnya mengakui dugaan pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), yang terjadi dilingkup Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo.
Hal itu diungkapkan Anwar Rapat Dengar Pendapat (RDP) kasus pungli yang alami oleh sejumlah Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT), dan Pondok Pesantren (Pontren), di Gedung DPRD Wajo, Jumat, (5/03/2021).
Sejak awal Anwar bersikeras dan menyangkal dugaan pungli yang menyeret namanya. Namun setelah disodorkan sejumlah bukti-bukti pengakuan dari penerima BOP, Anwar akhirnya tertunduk malu dan mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Akui Ada Pungutan, Kepala Kemenag Wajo: Sekedar Ucapan Terima Kasih
Hal itu diungkapkan Anwar Rapat Dengar Pendapat (RDP) kasus pungli yang alami oleh sejumlah Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT), dan Pondok Pesantren (Pontren), di Gedung DPRD Wajo, Jumat, (5/03/2021).
Sejak awal Anwar bersikeras dan menyangkal dugaan pungli yang menyeret namanya. Namun setelah disodorkan sejumlah bukti-bukti pengakuan dari penerima BOP, Anwar akhirnya tertunduk malu dan mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Akui Ada Pungutan, Kepala Kemenag Wajo: Sekedar Ucapan Terima Kasih
Lihat Juga :