Terbongkar, Inilah Pelecehan Seksual yang Diduga Dialami Siswi SMK Surabaya

Jum'at, 05 Maret 2021 - 12:30 WIB
"Hal itu karena anak saya mendapat tekanan psikologinya," kata Soeminto. Anaknya keluar dari ruang konseling RS Bhayangkara pada pukul 13.00 WIB.

Untuk hasil visum, kata dia, hanya diketahui oleh pihak kepolisian. Sesuai informasi, pihak keluarga akan mengetahui hasil visum sekitar dua minggu pasca diperiksa.

Soeminto melanjutkan, usai menjalani visum dan pemeriksaan psikilogi, ARN kembali ke PPA Polrestabes Surabaya. Selama di Polrestabes, ARN dicecar 18 pertanyaan. Salah satunya yakni sejauh mana pelecehan yang diduga dilakukan oleh Kepsek kepada ARN.

"Saya tidak ingat satu persatu. Tapi ada salah satu jawaban di mana hal itu (pelecehan) juga dilakukan terhadap korban-korban yang lain. Sebatas pusar, jadi dari atas hingga sebatas pusar," ungkapnya.

Meski demikian, kata Soeminto, kepolisian belum bisa menindaklanjuti laporan yang ia layangkan. Karena masih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!