Baruga Sulsel Terima 165 Laporan Warga, Terbanyak Soal Ini
Senin, 13 April 2020 - 11:07 WIB
Lebih jauh, Paisal menyebutkan dari banyaknya laporan yang masuk, kebanyakan terkait persoalan dari sektor infrastruktur transportasi darat jalan kabupaten sebanyak 19 laporan. Lalu pelayanan publik masyarakat (16), transportasi darat secara infrastruktur umum dan nasional (10), urusan kepegawaian (7), serta sektor perdagangan, perindustrian, iklim usaha, investasi masing-masing enam laporan.
"Sementara berdasarkan kabupaten/kota, penerima laporan terbesar 2020 ini yakni Kota Makassar. Kemudian disusul Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep, Tana Toraja, Bone, dan Luwu Timur," tambah dia.
Semua laporan yang masuk melalui Baruga Sulsel langsung diteruskan ke tiap instansi bersangkutan. Paisal mencontohkan kalau laporan terkait jalan dan irigasi melalui dinas pekerjaan umum. Termasuk jika ada aspirasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, serta kelompok mahasiswa akan ditujukan ke sekretariat DPRD untuk ditindak lanjuti di rapat komisi DPRD Sulsel.
"Semua akan langsung ditangani. Semua laporan yang masuk telah dikonfirmasi oleh OPD atau kabupaten/kota yang dituju berupa penyampaian informasi awal dan rencana tindak lanjut kedepannya," papar Paisal.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Sulsel, Lukmanuddin, menekankan agar para pejabat penghubung dan admin, baik OPD mapun kabupaten/kota agar dalam pengelolaan layanan aplikasi Baruga Sulsel ini bisa dimaksimalkan. Untuk mewujudkan pelayanan publik yang makin baik dan terbuka sesuai filosofi 'Sulsel Melayani'.
"Sementara berdasarkan kabupaten/kota, penerima laporan terbesar 2020 ini yakni Kota Makassar. Kemudian disusul Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep, Tana Toraja, Bone, dan Luwu Timur," tambah dia.
Semua laporan yang masuk melalui Baruga Sulsel langsung diteruskan ke tiap instansi bersangkutan. Paisal mencontohkan kalau laporan terkait jalan dan irigasi melalui dinas pekerjaan umum. Termasuk jika ada aspirasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, serta kelompok mahasiswa akan ditujukan ke sekretariat DPRD untuk ditindak lanjuti di rapat komisi DPRD Sulsel.
"Semua akan langsung ditangani. Semua laporan yang masuk telah dikonfirmasi oleh OPD atau kabupaten/kota yang dituju berupa penyampaian informasi awal dan rencana tindak lanjut kedepannya," papar Paisal.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Sulsel, Lukmanuddin, menekankan agar para pejabat penghubung dan admin, baik OPD mapun kabupaten/kota agar dalam pengelolaan layanan aplikasi Baruga Sulsel ini bisa dimaksimalkan. Untuk mewujudkan pelayanan publik yang makin baik dan terbuka sesuai filosofi 'Sulsel Melayani'.
Lihat Juga :