Perusda Tolak Pengalihan Pengelolaan Terminal Daya ke Kemenhub

Rabu, 24 Februari 2021 - 07:40 WIB
Aktivitas di Terminal Regional Daya yang dikelola oleh PD Terminal Makassar Metro, Selasa (24/2/2021). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
MAKASSAR - Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro terancam kehilangan aset. Terminal Regional Daya diisukan akan diambilalih oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pengalihan tersebut merujuk pada UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Terminal tipe A yang selama ini dikelola pemerintah daerah menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Dirut PD Terminal Makassar Metro , Arsony secara tegas menolak. Apalagi menurut dia, tidak ada poin dalam regulasi itu yang menyebut akan diambilalih. Meski diakuinya, pemerintah pusat berhak mengelola terminal tipe A.

Arsony menyarankan Pemkot Makassar untuk tidak menyerahkan aset Terminal Regional Daya ke pemerintah pusat. Pasalnya, sebagai terminal tipe A, lokasi Terminal Regional Daya dinilai sangat tidak strategis.

"Terminal Daya tidak dalam posisi strategis. Dulu kan proyeksi tipe A karena di penghujung kota, sekarang tidak. Jadi saya pikir ini tidak relevan jika diambilalih kementerian," kata Arsony, Selasa (24/2/2021).



Meski begitu, dia tidak menyoal jika Terminal Regional Daya dikelola pemerintah pusat. Hanya saja, menurut dia, lokasi yang tidak strategis akan menyulitkan penegakan regulasi.



Karena itu, Arsony meminta Pemkot Makassar untuk memikirkan kembali rencana pengalihan Terminal Regional Daya ke Kemenhub. Dia juga berharap pemerintah memiliki proyeksi jangka panjang terkait pengembangan aset terminal.

"Saya pikir pemkot harus berpikir dua kali dalam menyerahkan aset ini. Kemenhub lebih baik bangun terminal baru yang lebih relevan, lebih strategis," ujar dia.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More