Gubernur Sulsel: Vaksin Bukan Kun Fayakun, Tetap Terapkan Prokes

Selasa, 23 Februari 2021 - 22:51 WIB
Program inipun kian menunjukan perkembangan dalam memberi kontribusi meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19 di Sulsel. Sejak mulai dicanangkan April 2020 lalu, peserta yang dirawat melalui program wisata duta COVID-19 berkontribusi besar meningkatkan angka kesembuhan pasien terpapar COVID-19.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien di Program Duta Covid-19 Sulsel Meningkat 94.70%

Saat ini, program vaksinasi COVID-19 di Sulsel terus berjalan. Tahap pertama untuk tenaga kesehatan (nakes) digenjot penyelesaiannya sebelum berlanjut tahapan berikutnya yang menyasar para pekerja di sektor pelayanan publik. Nurdin menyebut pelaksanaan vaksinasi di Sulsel berjalan lancar. Pihaknya pun menarget, seluruh sasaran penerima vaksin untuk nakes akan dirampungkan akhir Februari ini.

Nurdin optimistis target itu bisa dicapai. Apalagi dia menyebut animo masyarakat terutama dari kalangan nakes untuk divaksin sangat tinggi. Suplai vaksin COVID-19 Sinovac harus dipenuhi. Dia mencontohkan, stok vaksin di RS Dadi Makassar sempat kekurangan karena banyaknya nakes yang divaksin di tempat itu. Makanya, stoknya harus dipenuhi dari puskesmas.

Baca juga: 491 Pasien Sembuh dalam Sepekan Usai Ikut Program Wisata Covid-19 Sulsel

“Sekarang kalau mau tahu, justru kewalahan kita. Karena animo masyarakat untuk vaksin tambah besar. Coba lihat Makassar saja RS Dadi kekurangan. Jadi kita ambil dari berbagai puskemas," papar Nurdin di kantornya, Selasa (23/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!