Gaet Pengunjung saat COVID-19, Pengelola Wisata Tawarkan Berbagai Alternatif Destinasi

Kamis, 18 Februari 2021 - 14:01 WIB
Menurutnya, sejak berdiri pada Februari 2014 hingga kini Dusun Bambu tetap konsen menawarkan wisata alam yang ramah lingkungan dan mengusung budaya lokal. Seiring berjalannya waktu terus dilakukan pengembangan hingga dibangun kampung budaya 'Lembur Urang'.

Kemudian dibuat juga Museum Galeri Flora Indonesia dengan beragam jenis tanaman. Ada pula Bike Track dan kedai teh yakni Walini By Me dan kedai kopi Nusantara Coffee. Pengunjung bisa mendapatkan edukasi tentang berbagai jenis kopi dan juga berbagai jenis teh termasuk cara meraciknya.

Dijelaskannya, Museum Galeri Flora Indonesia sengaja dibangun untuk menarik minat wisatawan dan melihat tingginya antusias masyarakat Indonesia pada tanaman hias. Dengan luas 800 meter persegi dan memiliki dua lantai, galeri flora ini adalah yang terbesar di Indonesia karena menampung 2.500 jenis tanaman hias.

Baca juga: 1620 Hektar Terendam Banjir, Dinas Pertanian Minta Prmbenahan Sungai

"Harga tanaman ada yang Rp50.000 hingga Rp800 juta, yaitu jenis tanaman langka Monstera Obliqua dari Peru. Tingginya 70 sentimeter, memiliki 9 daun berukuran kecil dan berlubang. Kami menyebutnya tanaman sultan dan disimpan dalam lemari kaca dengan suhu udara tertentu," sebut Endy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!