Ekspor Jawa Timur Selama Januari 2021 Turun 13,79 Persen
Rabu, 17 Februari 2021 - 06:44 WIB
Hal sama terjadi pada komoditas migas yang turun drastis sebesar 41,14% dibanding bulan sebelumnya. Yaitu dari USD257,06 juta menjadi USD151,31 juta pada bulan Januari 2021. Komoditas migas menyumbang 9,86% terhadap total ekspor Jatim pada Januari 2021. "Hal yang berbeda jika dibandingkan Januari 2020 nilai ekspor migas justru mengalami kenaikan sebesar 308,96%," ujar Umar.
Baca juga: Diduga Mendapat Perlakuan Kasar, PRT Kabur dari Rumah Majikan
Data BPS Jatim juga menunjukkan, pada bulan Januari 2021, ekspor Jatim masih didominasi oleh sektor Industri dengan nilai ekspor mencapai USD1,28 miliar yang berkontribusi sebesar 83,16% dari total ekspor pada bulan tersebut. Sementara itu, ekspor minyak mentah berada di urutan berikutnya dengan nilai ekspor mencapai USD148,79 juta yang menyumbang 9,69%.
Ekspor dari sektor migas mencapai USD151,31 juta yang menyumbang peranan sebesar 9,86%. Ekspor dari sektor pertambangan dan lainnya mempunyai nilai terkecil dengan peranan sebesar 0,13% atau nilai ekspor mencapai USD 1,99 juta.
Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari 2021 adalah Jepang mencapai USD245,70 juta atau berkontribusi terhadap ekspor 17,75%. Disusul berikutnya ke Amerika Serikat sebesar USD223,27 juta, setara 16,13%, ke Tiongkok sebesar USD 122,26 juta, setara 8,83%. Ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN mencapai USD 283,13 juta atau setara 20,46%. Sementara ekspor nonmigas ke Uni Eropa mencapai USD109,16 juta atau setara 7,89%.
Baca juga: Diduga Mendapat Perlakuan Kasar, PRT Kabur dari Rumah Majikan
Data BPS Jatim juga menunjukkan, pada bulan Januari 2021, ekspor Jatim masih didominasi oleh sektor Industri dengan nilai ekspor mencapai USD1,28 miliar yang berkontribusi sebesar 83,16% dari total ekspor pada bulan tersebut. Sementara itu, ekspor minyak mentah berada di urutan berikutnya dengan nilai ekspor mencapai USD148,79 juta yang menyumbang 9,69%.
Ekspor dari sektor migas mencapai USD151,31 juta yang menyumbang peranan sebesar 9,86%. Ekspor dari sektor pertambangan dan lainnya mempunyai nilai terkecil dengan peranan sebesar 0,13% atau nilai ekspor mencapai USD 1,99 juta.
Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari 2021 adalah Jepang mencapai USD245,70 juta atau berkontribusi terhadap ekspor 17,75%. Disusul berikutnya ke Amerika Serikat sebesar USD223,27 juta, setara 16,13%, ke Tiongkok sebesar USD 122,26 juta, setara 8,83%. Ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN mencapai USD 283,13 juta atau setara 20,46%. Sementara ekspor nonmigas ke Uni Eropa mencapai USD109,16 juta atau setara 7,89%.
(msd)
Lihat Juga :