Jurang Kuping, Dari Tempat Rekreasi, Prostitusi dan Pelanggar Prokes
Minggu, 14 Februari 2021 - 11:00 WIB
Para petugas menutup berbagai warung dan tempat karaoke di kawasan Jurang Kuping Surabaya.
SURABAYA - Kawasan Jurang Kuping dikenal luas oleh masyarakat di Kota Pahlawan . Sebuah waduk besar dan pohon-pohon yang asri menjadi jujukan warga sejak dulu untuk menghabiskan akhir pekan.
Saat beberapa lokalisasi di Surabaya ditutup seperti Dolly, Bangunsari maupun Moroseneng, para pekerja seks komersial (PSK) ada yang beralih profesi menjadi pemandu lagu di Jurang Kuping. Mereka menempati berbagai warung-warung yang berdiri di sepanjang kawasan Jurang Kuping.
Suara musik yang keras serta orang yang asyik berkaraoke di berbagai warung menjadi pemandangan setiap hari di Jurang Kuping. Kawasan ini juga menjadi salah satu rujukan bagi warga di berbagai daerah untuk mencari minuman legen. “Saya juga sering membeli belut dan siwalan,” kata Saifuddin, warga Manukan, Minggu (14/2/2021).
Baca juga: Ugal-ugalan di Jalan, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Rumah Warga di Trowulan
Saat beberapa lokalisasi di Surabaya ditutup seperti Dolly, Bangunsari maupun Moroseneng, para pekerja seks komersial (PSK) ada yang beralih profesi menjadi pemandu lagu di Jurang Kuping. Mereka menempati berbagai warung-warung yang berdiri di sepanjang kawasan Jurang Kuping.
Suara musik yang keras serta orang yang asyik berkaraoke di berbagai warung menjadi pemandangan setiap hari di Jurang Kuping. Kawasan ini juga menjadi salah satu rujukan bagi warga di berbagai daerah untuk mencari minuman legen. “Saya juga sering membeli belut dan siwalan,” kata Saifuddin, warga Manukan, Minggu (14/2/2021).
Baca juga: Ugal-ugalan di Jalan, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Rumah Warga di Trowulan
Lihat Juga :