Sandiaga Uno: Dampak Pandemi Lebih Parah dari Bom Bali dan Krisis Moneter

Kamis, 11 Februari 2021 - 20:41 WIB
Baca juga: Sandiaga Uno Gerak Cepat untuk Pulihkan Pariwisata Bali

Dia mengungkap data yang diterima dari Bank Indonesia mengenai kontraksi ekonomi Bali tahun 2020 yang mencapai rekor minus 9%. Bahkan di kuartal tiga dan empat 2020, kontraksi minus hingga 12%.

Sandi mengibaratkan Bali saat ini sedang sakit demam tinggi dan kekurangan darah, sehingga sudah selayaknya dibantu. Apalagi selama ini Bali menyumbangkan 55% devisa nasional.

Dia meminta pengusaha hotel dan restoran tetap optimistis dan yakin badai ini pasti berlalu. "Di balik kesulitan ada kemudahan. Dan kita harus yakin Tuhan tidak akan mencoba suatu kaum di luar batas kemampuan," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!