Sandiaga Uno: Dampak Pandemi Lebih Parah dari Bom Bali dan Krisis Moneter
Kamis, 11 Februari 2021 - 20:41 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat membuka Rapat Kerja Daerah PHRI Bali di Ubud, Kamis (12/2/2021). Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
UBUD - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut pariwisata Bali terkena dampak sangat dalam akibat pandemi. Dampak itu lebih dalam dari bom Bali dan krisis moneter.
Baca juga: Sandi Siapkan Padat Karya Rp186 Miliar di 177 Desa Wisata di Bali
"Dibandingkan bom Bali satu dan dua, krisis moneter maupun krisis global tidak pernah kita mengalami krisis sedalam ini," kata Sandi saat membuka Rapat Kerja Daerah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali di Ubud, Kamis (12/2/2021).
Baca juga: Sandi Siapkan Padat Karya Rp186 Miliar di 177 Desa Wisata di Bali
"Dibandingkan bom Bali satu dan dua, krisis moneter maupun krisis global tidak pernah kita mengalami krisis sedalam ini," kata Sandi saat membuka Rapat Kerja Daerah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali di Ubud, Kamis (12/2/2021).
Lihat Juga :