Suasana Sepi Selama PPKM Mikro, Jalanan di Blitar Marak Balap Motor Liar
Kamis, 11 Februari 2021 - 19:04 WIB
Di tiap titik biasanya ada dua sampai tiga motor dengan pengendara duduk di atasnya. Begitu juga di seberang jalan. Gayanya mengobrol santai. Sepintas seperti orang kongkow kongkow. Mereka sadar, keberadaanya mudah memancing perhatian petugas. Karenanya, kata Doni sedapat mungkin tidak membuat kerumunan. "Biasanya yang dipilih ruas jalan yang minim penerangan," tutur Doni. Dipilihnya ruas jalan minim penerangan untuk menyamarkan wajah mereka.
Setidaknya jika kebetulan ada keluarga atau tetangga yang melintas, tidak langsung diketahui. "Rata rata anak anak masih seusia SMP dan SMA. Begitu juga yang menjoki motor," tambah Doni.
Selain kawasan minim penerangan, para pembalap liar juga lebih menyukai daerah perbatasan. Sebut saja wilayah Kecamatan Kademangan yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung. Kecamatan Wlingi yang berdekatan dengan wilayah Kabupaten Malang.
Baca juga: Polda Jatim Terjunkan 6.043 Personil Bhabinkamtibmas Bantu Tracing COVID-19
Kemudian Kecamatan Srengat, Wonodadi dan Udanawu yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri. Menurut Doni, selain aspalnya relatif bagus, track jalan juga lurus. Kemudian yang terpenting lagi, jauh dari pantauan petugas kepolisian. Sebab dalam balapan liar hampir selalu ada unsur perjudiannnya. "Biasanya taruhan uang. Tapi yang hanya menjajal motor, juga tidak sedikit," terang Doni.
Setidaknya jika kebetulan ada keluarga atau tetangga yang melintas, tidak langsung diketahui. "Rata rata anak anak masih seusia SMP dan SMA. Begitu juga yang menjoki motor," tambah Doni.
Selain kawasan minim penerangan, para pembalap liar juga lebih menyukai daerah perbatasan. Sebut saja wilayah Kecamatan Kademangan yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung. Kecamatan Wlingi yang berdekatan dengan wilayah Kabupaten Malang.
Baca juga: Polda Jatim Terjunkan 6.043 Personil Bhabinkamtibmas Bantu Tracing COVID-19
Kemudian Kecamatan Srengat, Wonodadi dan Udanawu yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri. Menurut Doni, selain aspalnya relatif bagus, track jalan juga lurus. Kemudian yang terpenting lagi, jauh dari pantauan petugas kepolisian. Sebab dalam balapan liar hampir selalu ada unsur perjudiannnya. "Biasanya taruhan uang. Tapi yang hanya menjajal motor, juga tidak sedikit," terang Doni.
Lihat Juga :