Dino Patti Djalal: Polisi Bebaskan Dalang Mafia Tanah Tanpa Proses Hukum
Kamis, 11 Februari 2021 - 15:44 WIB
"Informasi penangkapan dalang Fredy Kusnadi tanggal 11 November 2020 ini sy dapatkan scr mandiri dari kesaksian sejumlah satpam di lokasi penangkapan (kompleks Executive Paradise) yang saya temui tadi malam. #berantasmafiatanah," tulis Dino.
Adanya peristiwa itu jelas ada proses hukum yang tidak benar. Dalang ini pastinya ditangkap atas pengakuan tersangka lain yang siangnya tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT). Anehnya, dalang setelah tertangkap kemudian dilepas, sementara tiga kroconya terus ditahan selama 2 bulan.
Untuk diketahui, kata Dino, dalang Fredy Kusnadi juga terlibat dalam upaya penipuan sertifikat minimal dua rumah lain milik ibunya dan bukti-buktinya sangat jelas. Fredy juga bagian dari sejumlah dalang lain dalam komplotan mafia tanah ini. Baca juga: Korban Sindikat Mafia Tanah Bermunculan, Saatnya Bersih-bersih BPN!
"Yth Kapolri, Kapolda, sbg korban mafia tanah, sbg rakyat biasa, sy mhn informasi baru ini diusut. Ucapan saya dapat dipercaya. Taruhannya adalah reputasi, keseriusan + kredibilitas polisi di mata rakyat dalam #berantasmafiatanah. @DivHumas_Polri," ungkapnya.
Dia menilai misi polisi dalam kasus ini tidak rumit asal mau menegakkan hukum, membela korban dan menangkap mafia tanah. Sebab, selain dirinya, banyak rakyat yang menjadi korban sindikat tanah dan kenyataannya mafia tanah selalu lebih kuat daripada korban.
Adanya peristiwa itu jelas ada proses hukum yang tidak benar. Dalang ini pastinya ditangkap atas pengakuan tersangka lain yang siangnya tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT). Anehnya, dalang setelah tertangkap kemudian dilepas, sementara tiga kroconya terus ditahan selama 2 bulan.
Untuk diketahui, kata Dino, dalang Fredy Kusnadi juga terlibat dalam upaya penipuan sertifikat minimal dua rumah lain milik ibunya dan bukti-buktinya sangat jelas. Fredy juga bagian dari sejumlah dalang lain dalam komplotan mafia tanah ini. Baca juga: Korban Sindikat Mafia Tanah Bermunculan, Saatnya Bersih-bersih BPN!
"Yth Kapolri, Kapolda, sbg korban mafia tanah, sbg rakyat biasa, sy mhn informasi baru ini diusut. Ucapan saya dapat dipercaya. Taruhannya adalah reputasi, keseriusan + kredibilitas polisi di mata rakyat dalam #berantasmafiatanah. @DivHumas_Polri," ungkapnya.
Dia menilai misi polisi dalam kasus ini tidak rumit asal mau menegakkan hukum, membela korban dan menangkap mafia tanah. Sebab, selain dirinya, banyak rakyat yang menjadi korban sindikat tanah dan kenyataannya mafia tanah selalu lebih kuat daripada korban.
Lihat Juga :