PSBB Diberlakukan Selama 14 Hari, Uji Coba Dimulai 21-23 April 2020
Sabtu, 18 April 2020 - 06:54 WIB
Nurdin mengemukakan, kesiapan logistik pun akan dipastikan aman. Distribusi pangan kepada warga yang wilayahnya terdampak, akan segera disalurkan. Dia meminta agar masyarakat tidak panik, menghindari panic buying.
Apalagi Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sulsel ini mengklaim, Makassar sedang deflasi. Dampaknya, harga-harga sembako disebut menjadi lebih murah. Ketersediaan bahan pokok pangan disebutkan bisa bertahan sampai tiga bulan kedepan.
"Pangan nggak masalah. Saya ingin sampaikan Makassar itu deflasi, harga-harga sembako itu turun dan murah, dan ketersediaan kita untuk 3 bulan cukup. Jadi nggak usah ada panic buying, masyarakat nggak usah panik," sebutnya.
Tidak hanya Kota Makassar, beberapa kabupaten lain di Sulsel dianggap sebagai episentrum penyebaran Covid-19, diantaranya Gowa dan Maros. Kedua daerah ini diketahui memiliki angka kasus cukup banyak, khususnya pasien positif Corona.
Meski demikian, Nurdin tak ingin terburu-buru mengusulkan kedua daerah itu untuk PSBB. Masih dipertimbangkan. Jika Kota Makassar berhasil, dia menganggap dua wilayah lainnya otomatis ikut berpengaruh.
"Makanya kita lihat dulu Makassar. Kalau Makassar ini sudah kita selesaikan, saya kira Maros dan Gowa itu tidak ada masalah," jelasnya.
Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menuturkan, dalam tahap uji coba PSBB tindak tegas atau sanksi belum diberlakukan. Meski begitu, tim satgas akan mulai diturunkan memberikan edukasi. Dalam pelaksanaan sosialisasi kedepan, Iqbal mengaku bakal melibatkan tokoh masyarakat di tingkat RT/RW, hingga mubalig.
"Nah setelah tahapan sosialisasi 4 hari tersebut kita masuki tahapan uji coba. Jadi sudah pelaksanaan tapi masih uji coba. Dimana belum represif, artinya sifatnya masih pembinaan. Setelah tahapan uji coba ini baru kita mulai dengan penegasan-penegasan," ujar Iqbal.
Apalagi Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sulsel ini mengklaim, Makassar sedang deflasi. Dampaknya, harga-harga sembako disebut menjadi lebih murah. Ketersediaan bahan pokok pangan disebutkan bisa bertahan sampai tiga bulan kedepan.
"Pangan nggak masalah. Saya ingin sampaikan Makassar itu deflasi, harga-harga sembako itu turun dan murah, dan ketersediaan kita untuk 3 bulan cukup. Jadi nggak usah ada panic buying, masyarakat nggak usah panik," sebutnya.
Tidak hanya Kota Makassar, beberapa kabupaten lain di Sulsel dianggap sebagai episentrum penyebaran Covid-19, diantaranya Gowa dan Maros. Kedua daerah ini diketahui memiliki angka kasus cukup banyak, khususnya pasien positif Corona.
Meski demikian, Nurdin tak ingin terburu-buru mengusulkan kedua daerah itu untuk PSBB. Masih dipertimbangkan. Jika Kota Makassar berhasil, dia menganggap dua wilayah lainnya otomatis ikut berpengaruh.
"Makanya kita lihat dulu Makassar. Kalau Makassar ini sudah kita selesaikan, saya kira Maros dan Gowa itu tidak ada masalah," jelasnya.
Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menuturkan, dalam tahap uji coba PSBB tindak tegas atau sanksi belum diberlakukan. Meski begitu, tim satgas akan mulai diturunkan memberikan edukasi. Dalam pelaksanaan sosialisasi kedepan, Iqbal mengaku bakal melibatkan tokoh masyarakat di tingkat RT/RW, hingga mubalig.
"Nah setelah tahapan sosialisasi 4 hari tersebut kita masuki tahapan uji coba. Jadi sudah pelaksanaan tapi masih uji coba. Dimana belum represif, artinya sifatnya masih pembinaan. Setelah tahapan uji coba ini baru kita mulai dengan penegasan-penegasan," ujar Iqbal.
Lihat Juga :