Pria Positif Corona yang Ngamuk, Terpapar Klaster Lembang
Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:28 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, AR (40) pria positif virus Corona yang mengamuk saat dijemput petugas, terpapar dari klaster Lembang, iNewsTV/Asep Juhariyono
TASIKMALAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya , Uus Supangat mengatakan, AR (40) pria positif virus Corona yang mengamuk saat dijemput petugas, terpapar dari klaster Lembang, Bandung. Bukan hanya mengamuk, AR, warga Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, juga memeluk warga yang berada di dekatnya.
"Pasien masuk ke dalam Klaster Lembang dan dirawat selama 20 hari. Kemudian dilakukan swab test pertama negatif, lalu kembali dilakukan tes kedua. Sambil menunggu hasilnya yang membutuhkan waktu hingga 5 hari lebih, pasien diperbolehkan pulang oleh dokter, dengan syarat harus melakukan isolasi mandiri. Saat hasil kedua ternyata positif, dilakukan penjemputan lagi," jelas Uus kepada wartawan, Sabtu (16/5/2020).
Uus mengaku, penanganan pasien Corona semua sudah sesuai protokol medis dan dilakukan pengulangan swab test. Namun, saat penjemputan pasein sempat berdalih dirinya sehat dan selama ini tidak memiliki gejala sesuai penderita COVID-19. (Baca juga; Pria Positif Corona Ngamuk di Tasik, Psikolog: COVID-19 Picu Stres-Gangguan Jiwa )
"Tadi juga sama keluarganya bilang kalau pasein sudah sembuh. Namun, karena hasil swab kedua hasilnya positif kita jemput lagi. Rencananya nanti, kita swab test lagi hasil apa. Kalau negatif bisa pulang, namun jika hasilnya positif, maka harus dirawat di ruang isolasi," tambah Uus.
"Pasien masuk ke dalam Klaster Lembang dan dirawat selama 20 hari. Kemudian dilakukan swab test pertama negatif, lalu kembali dilakukan tes kedua. Sambil menunggu hasilnya yang membutuhkan waktu hingga 5 hari lebih, pasien diperbolehkan pulang oleh dokter, dengan syarat harus melakukan isolasi mandiri. Saat hasil kedua ternyata positif, dilakukan penjemputan lagi," jelas Uus kepada wartawan, Sabtu (16/5/2020).
Uus mengaku, penanganan pasien Corona semua sudah sesuai protokol medis dan dilakukan pengulangan swab test. Namun, saat penjemputan pasein sempat berdalih dirinya sehat dan selama ini tidak memiliki gejala sesuai penderita COVID-19. (Baca juga; Pria Positif Corona Ngamuk di Tasik, Psikolog: COVID-19 Picu Stres-Gangguan Jiwa )
"Tadi juga sama keluarganya bilang kalau pasein sudah sembuh. Namun, karena hasil swab kedua hasilnya positif kita jemput lagi. Rencananya nanti, kita swab test lagi hasil apa. Kalau negatif bisa pulang, namun jika hasilnya positif, maka harus dirawat di ruang isolasi," tambah Uus.
Lihat Juga :