21 Hari Larangan Mudik, 504 Kendaraan Masuk DIY Diminta Putar Balik

Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:30 WIB
kendaraan, dan 122 di antaranya (7 bus, 102 roda empat, 11 roda dua dan 2 mobil barang) diminta putar balik. Di Tempel memeriksa 3.883 kendaraan, 107 kendaraan (5 bus dan 102 roda empat), diminta putar balik dan di Prambanan memeriksa 4.004 kendaraan 177 kendaraan (dua bus dan 158 roda empat) diminta putar balik.

"Prioritas dalam kegiatan ini, yakni penyekatan pada jalan utama dan jalur alternatif masuk DIY," kata Yuliyanto, Sabtu (16/5/2020).

Untuk jalur alternatif, yang menjadi perhatian adalah jalur Tempel-Pakem dan Tempel-Jalan Wates di wilayah Sleman, Srandakan di wilayah Bantul serta Baron-Rongkop dan depan Kecamatan Ngawen di Gunungkidul.

"Selama 21 hari kami juga mencatat ada 28 kejadian kecelakaan lalu lintas, 4 orang luka berat, 3 orang luka ringan, kerugian materi Rp9,4 juta," kata mantan Kapolres Sleman itu.

Sementara itu, hingga Jumat (15/5/2020), perantau yang mudik ke Sleman tercatat ada 7.720 orang. Paling banyak di Kecamatan Tempel, 825 orang dan paling sedikit di Kecamatan Cangkringan, 207 orang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!