Distribusi dan Penyimpanan Diawasi Ketat, Belum Ditemukan Vaksin COVID-19 Rusak di Jateng
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:52 WIB
ilustrasi
SEMARANG - Jawa Tengah telah menerima dua kali pengiriman vaksin COVID-19 jenis Sinovac. Pada tahap pertama sebanyak 62.560 dosis vaksin pada Senin 4 Januari, disusul 248.600 dosis pada Sabtu 23 Januari 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, proses distribusi hingga penyimpanan vaksin mendapat pengawasan ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah itu untuk memastikan kualitas vaksin tetap terjamin aman.
“Jadi soal kualitas vaksin, termasuk rusak atau tidak itu sudah diawasi oleh BPOM. Jadi BPOM mengawasi tentang kualitas dan distribusi vaksin ini sampai ke daerah-daerah,” kata Yulianto, Minggu (24/1/2021).
Baca juga: Dapat Tambahan 248.600 Dosis Vaksin, Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak di 31 Daerah
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, proses distribusi hingga penyimpanan vaksin mendapat pengawasan ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah itu untuk memastikan kualitas vaksin tetap terjamin aman.
“Jadi soal kualitas vaksin, termasuk rusak atau tidak itu sudah diawasi oleh BPOM. Jadi BPOM mengawasi tentang kualitas dan distribusi vaksin ini sampai ke daerah-daerah,” kata Yulianto, Minggu (24/1/2021).
Baca juga: Dapat Tambahan 248.600 Dosis Vaksin, Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak di 31 Daerah
Lihat Juga :