Dokter di Palembang Meninggal dalam Mobil karena Serangan Jantung Sehari usai Divaksin Corona
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:58 WIB
Namun, kata dia, vaksinasi tersebut bukan menjadi penyebab kematiannya. Dimana dari hasil visum di RS Bhayangkara, korban meninggal karena kekurangan oksigen akibat serangan jantung.
"Jadi kita tegaskan tidak ada kaitannya dengan vaksinasi Corona . Hasil forensik almarhum meninggal karena kekurangan oksigen akibat ada penyakit jantung," katanya.
Bisa diklik: Dokter RS Pertamina Balikpapan Meninggal Dunia karena COVID-19
Dia menjelaskan, jika ada suatu reaksi pada tubuh seseorang usai vaksinasi, pasti hal tersebut akan cepat diketahui.
Sebab reaksi yang timbul bisa terjadi dalam beberapa menit setelah vaksinasi dilakukan. "Istilahnya itu semacam syok anafilaktik dan pasti akan cepat diketahui," katanya.
Maka dari itu prosedur vaksinasi yang wajib dilakukan adalah setiap orang yang baru saja menjalani suntik vaksin, harus menunggu selama 30 menit di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sebelum akhirnya diperbolehkan pulang. "Itu SOP yang sudah diterapkan dalam proses vaksinasi," katanya.
"Jadi kita tegaskan tidak ada kaitannya dengan vaksinasi Corona . Hasil forensik almarhum meninggal karena kekurangan oksigen akibat ada penyakit jantung," katanya.
Bisa diklik: Dokter RS Pertamina Balikpapan Meninggal Dunia karena COVID-19
Dia menjelaskan, jika ada suatu reaksi pada tubuh seseorang usai vaksinasi, pasti hal tersebut akan cepat diketahui.
Sebab reaksi yang timbul bisa terjadi dalam beberapa menit setelah vaksinasi dilakukan. "Istilahnya itu semacam syok anafilaktik dan pasti akan cepat diketahui," katanya.
Maka dari itu prosedur vaksinasi yang wajib dilakukan adalah setiap orang yang baru saja menjalani suntik vaksin, harus menunggu selama 30 menit di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sebelum akhirnya diperbolehkan pulang. "Itu SOP yang sudah diterapkan dalam proses vaksinasi," katanya.
Lihat Juga :