PNS dan Honorer Luwu Wajib Swab Sebelum Berkantor
Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:22 WIB
Sekretaris BKPSDM Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin, menyampaikan, ASN dan Non ASN di Luwu hasilnya wajib diperlihatkan hasil swab sebelum berkantor. Foto: Chaeruddin
BELOPA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer yang bekerja di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu wajib melakukan uji swab antigen. Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin menyampaikan, hasilnya wajib diperlihatkan sebelum berkantor.
"Diharapkan seluruh PNS dan non PNS hari Senin membawa serta hasil swab antigen dan memperlihatkan kepada petugas jaga di pintu masuk Kantor Bupati Luwu sebelum masuk beraktifitas di kantor," ujarnya, Sabtu, (16/1) siang kemarin.
Menurutnya, hal ini penting, dimana PNS atau ASN wajib menjadi teladan dalam penanganan virus Corona. "Makanya hal ini kami lakukan mulai dari lingkup pemda sampai ke masyarakat. Tujuannya agar kita semua dapat terhindar dari penyebaran corona virus disease atau COVID-19," kata Arham. Baca juga: 2 Hari Tak Keluar Rumah, PNS Sebatang Kara Ditemukan Meninggal
Lanjut putera Bupati Luwu ini, kebijakan tersebut disampaikan sesuai instruksi Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang, pasca meninggalnya Kepala Dinas Kesehatan, dr. Makhdur, karena COVID-19. "Bapak Bupati dan keluarga termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu juga telah melakukan swab antigen dan memperlihatkan hasilnya, Alhamdulillah, negatif," lanjutnya.
"Diharapkan seluruh PNS dan non PNS hari Senin membawa serta hasil swab antigen dan memperlihatkan kepada petugas jaga di pintu masuk Kantor Bupati Luwu sebelum masuk beraktifitas di kantor," ujarnya, Sabtu, (16/1) siang kemarin.
Menurutnya, hal ini penting, dimana PNS atau ASN wajib menjadi teladan dalam penanganan virus Corona. "Makanya hal ini kami lakukan mulai dari lingkup pemda sampai ke masyarakat. Tujuannya agar kita semua dapat terhindar dari penyebaran corona virus disease atau COVID-19," kata Arham. Baca juga: 2 Hari Tak Keluar Rumah, PNS Sebatang Kara Ditemukan Meninggal
Lanjut putera Bupati Luwu ini, kebijakan tersebut disampaikan sesuai instruksi Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang, pasca meninggalnya Kepala Dinas Kesehatan, dr. Makhdur, karena COVID-19. "Bapak Bupati dan keluarga termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu juga telah melakukan swab antigen dan memperlihatkan hasilnya, Alhamdulillah, negatif," lanjutnya.
Lihat Juga :