Kasus Positif COVID-19 di Bangka Selatan Melonjak 250%
Jum'at, 15 Januari 2021 - 21:05 WIB
Dari jumlah kasus tersebut, 50 korban dinyatakan sembuh, 15 orang masih dalam proses karantina dan 2 orang meninggal dunia.
"Hari ini ada dua warga lagi positif COVID-19 yaitu TF perempuan 30 tahun dan LK 56 tahun yang keduanya merupakan warga Toboali kategori transmisi lokal dan sudah menjalani Isolasi mandiri. Hingga saat ini kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan bertambah menjadi 67 kasus," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Selatan, Supriyadi, Jumat (15/1/2021).
Kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan, lanjut Supriyadi, saat ini tidak lagi di dominasi dari kasus import case melainkan dari transmisi lokal. "Saya imbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan tidak terus bertambah," ucapnya.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk tidak mengucilkan korban yang terpapar COVID-19 beserta keluarganya mengingat penyakit COVID-19 bukan aib namun tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Mari semua kita jangan mengucilkan mereka yang terpapar termasuk keluarganya, tetap kita kasih semangat dan bantu doa semoga segera diberikan kesembuhan dan kembali ke keluarga tercinta. Ingat Penyakit ini bukan aib tapi wabah pandemi yang harus kita atasi bersama," ujarnya.
"Hari ini ada dua warga lagi positif COVID-19 yaitu TF perempuan 30 tahun dan LK 56 tahun yang keduanya merupakan warga Toboali kategori transmisi lokal dan sudah menjalani Isolasi mandiri. Hingga saat ini kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan bertambah menjadi 67 kasus," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Selatan, Supriyadi, Jumat (15/1/2021).
Kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan, lanjut Supriyadi, saat ini tidak lagi di dominasi dari kasus import case melainkan dari transmisi lokal. "Saya imbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar kasus positif COVID-19 di Bangka Selatan tidak terus bertambah," ucapnya.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk tidak mengucilkan korban yang terpapar COVID-19 beserta keluarganya mengingat penyakit COVID-19 bukan aib namun tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Mari semua kita jangan mengucilkan mereka yang terpapar termasuk keluarganya, tetap kita kasih semangat dan bantu doa semoga segera diberikan kesembuhan dan kembali ke keluarga tercinta. Ingat Penyakit ini bukan aib tapi wabah pandemi yang harus kita atasi bersama," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :