Waspadai Awan Panas Guguran Merapi Setinggi 200 Meter ke Kali Krasak

Sabtu, 09 Januari 2021 - 14:08 WIB
“Secara visual gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 m di atas puncak kawah,” jelasnya.

Petugas juga mencatat terjadi gempa guguran sebanyak 53 kai dengan amplitudo : 3-27 mm, durasi 9-91 detik. Gempa hembusan terjadi 7 kali dengan amplitudo 3-6 mm, durasi 13-18 detik.Gempa fase banyak atau hybrid tercatat 54 kai dengan amplitudo 3-27 mm, S-P 0.3-0.5 detik, durasi : 5-11 detik. Gempa Vulkanik Dangkal sebanyak 18 kali dengan amplitudo 38-75 mm dan durasi 11-48 detik,” paparnya.



(Bisa diklik: Awan Panas Meluncur dari Puncak Merapi ke Kali Krasak, Warga Dilarang Mendekati Sungai)


Kepala bidang (Kabid) kedaruratan dan logistik badan penanggulangan daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan adanya awan panas guguran tersebut belum berdampak di Sleman. Untuk aktivitas warga, terutama di lereng Merapi masih normal. “Belum ada dampak,” katanya singkat.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!