Warga Blitar Cemaskan Efek Samping Vaksin COVID-19
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:39 WIB
Foto/ilustrasi SINDOnews
BLITAR - Kehadiran vaksin COVID-19 di Provinsi Jawa Timur yang saat ini tinggal menunggu pendistribusian ke daerah, ternyata tidak sepenuhnya disambut gembira warga masyarakat. Di Kabupaten Blitar misalnya, sejumlah warga masih mengkhawatirkan kemungkinan adanya efek samping paska vaksinasi COVID-19.
"Takutnya setelah divaksin malah jatuh sakit," tutur Abdul (47) warga Kecamatan Srengat kepada Sindonews Selasa (5/1/2020). Melihat usianya, Abdul termasuk warga dengan kelompok usia yang diwajibkan vaksinasi. Pemerintah memberlakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga yang berusia 18-59 tahun. (Bac juga: Tenaga Kesehatan Jawa-Bali Sasaran Pertama Vaksinasi)
Untuk Kabupaten Blitar totalnya mencapai 668.364 jiwa. Kemudian juga tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 4.644 nakes, TNI (AD, AL dan AU) 656 personil, Polri 721 personil, Satpol PP 70 personil, petugas terminal 15 orang, petugas stasiun 84 orang, petugas damkar 25 orang, PLN 80 orang dan PDAM 120 orang.
Abdul mengatakan, bukan dirinya saja yang memendam rasa cemas itu. Tidak sedikit warga, yakni baik tinggal di desa maupun kota yang berfikiran sama dengannya. Reaksi mereka beragam. Ada yang terang terangan menyatakan takut. Di pikiran mereka, setelah divaksin jangan jangan malah berakibat fatal.
"Takutnya setelah divaksin malah jatuh sakit," tutur Abdul (47) warga Kecamatan Srengat kepada Sindonews Selasa (5/1/2020). Melihat usianya, Abdul termasuk warga dengan kelompok usia yang diwajibkan vaksinasi. Pemerintah memberlakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga yang berusia 18-59 tahun. (Bac juga: Tenaga Kesehatan Jawa-Bali Sasaran Pertama Vaksinasi)
Untuk Kabupaten Blitar totalnya mencapai 668.364 jiwa. Kemudian juga tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 4.644 nakes, TNI (AD, AL dan AU) 656 personil, Polri 721 personil, Satpol PP 70 personil, petugas terminal 15 orang, petugas stasiun 84 orang, petugas damkar 25 orang, PLN 80 orang dan PDAM 120 orang.
Abdul mengatakan, bukan dirinya saja yang memendam rasa cemas itu. Tidak sedikit warga, yakni baik tinggal di desa maupun kota yang berfikiran sama dengannya. Reaksi mereka beragam. Ada yang terang terangan menyatakan takut. Di pikiran mereka, setelah divaksin jangan jangan malah berakibat fatal.
Lihat Juga :