Kisah Jenazah Covid-19 yang Nyaris Tertukar di RSUD Bogor
Minggu, 03 Januari 2021 - 20:58 WIB
"Intinya mamah saya meninggal hari Rabu 30 Desember jam 00.05 WIB. Jenazah mamah saya sampai jam 10 pagi baru bisa diambil dari rumah sakit. Sedangkan jenazah tidak boleh lebih dari 4 jam ya itu pun ada insiden ketuker jenazahnya," kata D saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/1/2021).
Ketika itu, pihak rumah sakit tidak mengizinkan keluarga melihat jenazah karena terkait status terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, entah kenapa keluarga merasa ingin sekali melihatnya.
"Akhirnya sampai humasnya datang boleh dilihat. Setelah dilihat ternyata bukan jenazah mamah saya, tapi laki-laki berkumis. Mamah saya belum diurus, mamah saya masih di ruang isolasi," ungkapnya.
Keluarga pun terkejut dengan adanya kejadian itu. Lantas, dia meminta rumah sakit mengawal proses pemulangan jenazah sampai penguburan.
"Bayangkan apabila keluarga mengiyakan atau tidak melihat ini (jenazah). Ini siapa yang dibawa ke rumah? Siapa yang dikuburin? Siapa yang saya doain saya tangisin? Masalahnya sudah clear, Allah Maha Besar, Allah memperlihatkan sendiri kepada humasnya sendiri seperti ini akhirnya saya lari dari forensik, saya kejar saya panggil saya bilang saya mau bapak kawal sampai selesai. Oke dikawal," ungkap D. (Baca juga: Malam Pergantian Tahun, Ini Kisah Penggali Kubur Jenazah COVID-19 yang Tetap Standby)
Ketika itu, pihak rumah sakit tidak mengizinkan keluarga melihat jenazah karena terkait status terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, entah kenapa keluarga merasa ingin sekali melihatnya.
"Akhirnya sampai humasnya datang boleh dilihat. Setelah dilihat ternyata bukan jenazah mamah saya, tapi laki-laki berkumis. Mamah saya belum diurus, mamah saya masih di ruang isolasi," ungkapnya.
Keluarga pun terkejut dengan adanya kejadian itu. Lantas, dia meminta rumah sakit mengawal proses pemulangan jenazah sampai penguburan.
"Bayangkan apabila keluarga mengiyakan atau tidak melihat ini (jenazah). Ini siapa yang dibawa ke rumah? Siapa yang dikuburin? Siapa yang saya doain saya tangisin? Masalahnya sudah clear, Allah Maha Besar, Allah memperlihatkan sendiri kepada humasnya sendiri seperti ini akhirnya saya lari dari forensik, saya kejar saya panggil saya bilang saya mau bapak kawal sampai selesai. Oke dikawal," ungkap D. (Baca juga: Malam Pergantian Tahun, Ini Kisah Penggali Kubur Jenazah COVID-19 yang Tetap Standby)
Lihat Juga :