Kisah Jenazah Covid-19 yang Nyaris Tertukar di RSUD Bogor
Minggu, 03 Januari 2021 - 20:58 WIB
Warga Leuwiliang, Kabupaten Bogor itu mengaku rumah sakit telah meminta maaf langsung kepada keluarganya atas kejadian tersebut, termasuk persoalan dokumen kematian yang tidak sesuai.
"Rumah sakit mengakui kesalahan, humasnya datang ke rumah minta maaf. Setelah ini clear, ada lagi pendokumentasian kematian mamah saya ditulis hari Selasa udah jelas Rabu. Saya bilang saya gak mau tau ini penting loh, dia bilang siap," ujarnya.
Dengan kejadian ini, dia berharap menjadi pembelajaran bagi semua ke depan agar lebih baik lagi terutama terhadap pasien status Covid-19. "Bagi saya gak masalah mamah meninggal karena Covid karena bukan aib bagi saya. Saya sangat menerima apapun. Yang saya sempat gak terima ya itu. Semoga menjadi pembelajaran," kata D.
"Rumah sakit mengakui kesalahan, humasnya datang ke rumah minta maaf. Setelah ini clear, ada lagi pendokumentasian kematian mamah saya ditulis hari Selasa udah jelas Rabu. Saya bilang saya gak mau tau ini penting loh, dia bilang siap," ujarnya.
Dengan kejadian ini, dia berharap menjadi pembelajaran bagi semua ke depan agar lebih baik lagi terutama terhadap pasien status Covid-19. "Bagi saya gak masalah mamah meninggal karena Covid karena bukan aib bagi saya. Saya sangat menerima apapun. Yang saya sempat gak terima ya itu. Semoga menjadi pembelajaran," kata D.
(jon)
Lihat Juga :