Sengketa Tanah Berujung Maut, Pria asal Pinrang Tewas Dibacok
Senin, 28 Desember 2020 - 15:41 WIB
Diduga karena sengketa tanah, Puang Oncong seorang pria asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan tewas setelah dianiaya menggunakan benda tajam oleh dua orang. Foto iNews TV/Ichsan A
PINRANG - Puang Oncong seorang pria asal Kabupaten Pinrang , Sulawesi Selatan tewas setelah dianiaya menggunakan benda tajam. Korban Puang Oncong tewas tergeletak dengan luka di sekujur tubuhnya akibat dibacok menggunakan parang oleh dua orang.
Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara mengatakan, korban sebelumnya terlibat perselisihan dengan dua orang pria bernama Amin dan Judda terkait kepemilikan sebidang lahan pada Sabtu 26 Desember 2020.
(Baca: Sengketa Tanah Ricuh, Pemprov NTT Bantah Aniaya Warga Besipae)
“Perdebatan tersebut pun menjadi alot hingga kedua belah pihak saling serang menggunakan senjata tajam jenis parang. Karena terdesak dikeroyok dan membuat nyawa Puang Oncong yang menjadi penggugat melayang dengan sejumlah bekas luka,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara, Senin, (28/12/2020).
Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara mengatakan, korban sebelumnya terlibat perselisihan dengan dua orang pria bernama Amin dan Judda terkait kepemilikan sebidang lahan pada Sabtu 26 Desember 2020.
(Baca: Sengketa Tanah Ricuh, Pemprov NTT Bantah Aniaya Warga Besipae)
“Perdebatan tersebut pun menjadi alot hingga kedua belah pihak saling serang menggunakan senjata tajam jenis parang. Karena terdesak dikeroyok dan membuat nyawa Puang Oncong yang menjadi penggugat melayang dengan sejumlah bekas luka,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara, Senin, (28/12/2020).
Lihat Juga :